Bid'ah yang Menjatuhkan Kesaksian
Bid'ah yang Menjatuhkan Kesaksian — Threshold Bid'ah yang Menggugurkan Adala
Sumber: Majmu& Vol.28 — Ibnu Taimiyah mengidentifikasi threshold bid'ah yang mengakibatkan penolakan kesaksian seseorang di pengadilan: bid'ah yang nyata-nyata berlawanan dengan Quran dan Sunnah menurut standar Ahlussunnah.
Bid'ah dan Adala
Adala (العدالة) adalah sifat yang memenuhi syarat seseorang sebagai saksi pengadilan dan perawi hadits. Bid'ah tertentu dapat menggugurkan adala ini.
Ibnu Taimiyah membedakan:
- Bid'ah ringan (khaff): tidak menggugurkan adala selama tidak menjadi propagandis.
- Bid'ah besar yang nyata: menggugurkan adala dan menyebabkan kesaksian ditolak.
Empat Golongan Paling Menyimpang di Antara 72
Berdasarkan riwayat Abdullah bin Mubarak dan Yusuf bin Asbath tentang tujuh firqah paling sesat dari 72 firqah yang disebutkan dalam hadits:
Ibnu Taimiyah menyebut empat kelompok sebagai yang paling menyimpang:
| Kelompok | Penyimpangan Utama | Status Kesaksian | |---|---|---| | Khawarij | Mengkafirkan muslimin karena dosa, menghalalkan darah kaum muslimin | Ditolak | | Rafidhah | Mencaci sahabah, klaim imam ma'shum, taqiyyah | Ditolak | | Qadariyyah | Menolak qadar Allah, mengklaim manusia menciptakan perbuatannya sendiri | Ditolak | | Murji'ah | Iman hanya keyakinan tanpa amal, mengabaikan akibat dosa | Ditolak |
Jahmiyyah: Di Luar Kategori Biasa
Ibnu Taimiyah menempatkan Jahmiyyah dalam kategori yang lebih ekstrem:
Ciri-ciri Jahmiyyah yang Ibnu Taimiyah sebutkan:
- Menolak seluruh sifat Allah (ta'thil)
- Menyatakan Al-Quran adalah makhluk
- Menolak mi'raj Nabi ﷺ
- Menolak ilmu Allah tentang makhluk sebelum mereka ada
Ibn Mubarak:
"Jahmiyyah bukan bagian dari umat Muhammad ﷺ."
Ini adalah pernyataan yang sangat serius — jauh melampaui sekadar fasiq yang ditolak kesaksiannya.
Hukum terhadap Propagandis Bid'ah
Ibnu Taimiyah membedakan:
- Pengikut pasif bid'ah — mungkin hanya ditolak kesaksiannya.
- Propagandis bid'ah aktif — dapat dikenai ta'zir hingga hukuman mati (menurut Malik dan sebagian Hanbali) jika bahayanya tidak bisa dihentikan dengan cara lain.
Minimum: bid'ah mereka harus diumumkan dan dijelaskan kepada publik sebagai bentuk amar makruf nahi mungkar.
⚠️ Catatan manhaj: Penerapan ta'zir hingga mati untuk propagandis bid'ah adalah posisi yang diambil Malik dan sebagian Hanbali dalam konteks tertentu (bid'ah yang menyebabkan kekacauan sosial atau mengancam aqidah umat). Ini bukan aplikasi umum untuk setiap perbedaan pendapat. Keputusan ini hanya melalui otoritas waliyyul amr yang sah, bukan individu. (Flagged untuk pembaca; bukan fatwa.)
Rujukan untuk Bid'ah yang Lebih Luas
Untuk kerangka umum bid'ah dan tingkatannya, lihat:
- Bid& — definisi dan jenis bid'ah
- Bid& — mengapa bid'ah lebih serius dari dosa biasa menurut Salaf
- Khawarij — analisis lengkap tentang Khawarij
- Rafidhah — analisis lengkap tentang Rafidhah
- Jahmiyyah — tentang penolakan sifat Allah
Terkait
- Al-Istifadhah fi Al-Shahadah — pengetahuan masyhur sebagai cara menetapkan bid'ah seseorang
- Ta& — hukuman diskresioner termasuk untuk propagandis bid'ah
- Bid& — definisi dan klasifikasi bid'ah
Pertanyaan Terbuka
- Apakah penolakan kesaksian berlaku untuk semua anggota kelompok bid'ah atau hanya yang aktif mempropagandakan?
- Bagaimana membedakan bid'ah yang menggugurkan adala dari perbedaan pendapat fiqh yang dianggap bid'ah oleh sebagian tapi diterima oleh ulama lain?
Data sumber
- jenis
- konsep
- Arab
- البدعة المسقطة للشهادة
- disiplin
- fikih, aqidah
- kategori
- hukum fikih
- tag
- konsep, fikih, aqidah, bid'ah, shahadah