Tanya Salaf
Ulama · ID

Ibnu Taimiyah

Ibnu Taimiyah

Siapa beliau

Ahmad bin Abdul Halim bin Abdussalam bin Abdullah bin Abu Qasim bin Khidhir An-Numairi Al-Harrani Abu Abbas, yang dikenal sebagai Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, adalah ulama yang menguasai akidah, fikih, usul fikih, tafsir, dan hadis.

Beliau lahir di Harran pada 661 Hijriah dan wafat di Damaskus pada 728 Hijriah. Beliau mengikuti mazhab Hanbali dalam fikih dan dikenal dengan manhaj salaf dalam akidah. Rincian biografi dibaca berdasarkan muqaddimah Majmu' Fatawa dan sumber biografi yang tercatat.

Kedudukan dalam tradisi ilmu

Ibnu Taimiyah menulis dan mengajar dalam banyak cabang ilmu. Karya yang dinisbatkan kepadanya mencakup Majmu' Fatawa, Al-Aqidah Al-Wasithiyyah, Minhaj As-Sunnah, dan Muqaddimah fi Ushul At-Tafsir.

Metodenya menempatkan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai sumber utama, lalu menggunakan pemahaman sahabat, bahasa Arab, dan kaidah akal yang selaras dengan wahyu. Ia membantah takwil yang mengubah makna nash, taqlid yang mengabaikan dalil, serta kesyirikan dalam ibadah dan pengagungan kubur.

Guru, murid, dan isnad

Di antara guru yang dicatat adalah ayahnya, Syihabuddin Abdul Halim, dan Syamsuddin Abdurrahman Al-Maqdisi. Di antara murid yang terkait dengan tradisinya adalah Ibnu Katsir dan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Daftar guru dan murid perlu dibaca sebagai bagian dari isnad ilmu, bukan sekadar daftar biografi.

Tulisan ketika dipenjara

Bagian dari Majmu' Fatawa memuat tulisan dan surat-surat ketika Ibnu Taimiyah dipenjara. Tema yang dibahas mencakup nikmat Allah kepada orang beriman, nasihat kepada pengikut, persatuan, pengampunan, dan pembelaan terhadap akidah.

Tulisan-tulisan tersebut menunjukkan perhatian terhadap tauhid, kesabaran, keadilan, dan kewajiban kembali kepada wahyu ketika terjadi perselisihan. Surat kepada ibunya dan nasihat kepada pengikut harus dibaca sesuai konteks sejarahnya.

Posisi akidah dan fikih

Ibnu Taimiyah menetapkan nama dan sifat Allah tanpa menyerupakan Allah dengan makhluk dan tanpa menolak sifat yang ditetapkan wahyu. Ia menetapkan kewajiban ibadah hanya kepada Allah, mengikuti Rasulullah ﷺ, dan membedakan antara tawassul yang disyariatkan dengan istighatsah kepada selain Allah.

Dalam fikih, ia menimbang pendapat mazhab berdasarkan dalil Al-Qur'an, Sunnah, ijma, dan kaidah usul. Penilaian terhadap pendapatnya harus dibedakan dari kesimpulan pembaca dan tidak boleh mengubah kutipan sumber.

Sumber dan pertanyaan terbuka

Sumber utama halaman ini adalah muqaddimah dan bagian-bagian Majmu' Fatawa yang telah dibaca, serta catatan biografi yang tersedia di Wiki Ulama.

Data sumber

jenis
ulama
Arab
أحمد بن عبد الحليم بن تيمية الحراني
wafat
728 H / 1328 M
periode
Mutaakhirun
mazhab
Hanbali
akidah
Salaf/Atsari
tag
ulama, aqidah, fikih, usul fikih, tafsir