Tanya Salaf
Ulama · ID

Imam Ahmad bin Hanbal

Imam Ahmad bin Hanbal

Siapa beliau

Ahmad bin Muhammad bin Hanbal Asy-Syaibani, yang dikenal sebagai Imam Ahmad, adalah ahli hadis dan ahli fikih dari Baghdad, penyusun Musnad Ahmad, serta tokoh yang menjadi nama mazhab Hanbali. Mazhab ini juga menjadi mazhab yang umumnya dinisbatkan kepada Ibnu Taimiyah. Ia terutama dikenang karena keteguhannya dalam Mihnah, yaitu pemeriksaan pada masa Abbasiyah tentang kemakhlukan Al-Qur'an, ketika ia menolak menyatakan di bawah tekanan bahwa Al-Qur'an adalah makhluk. Tahun kelahiran, 164 Hijriah, dan tahun wafat, 241 Hijriah, dikonfirmasi melalui pencarian web pada 2026-07-10 terhadap beberapa rujukan biografi umum.

Kedudukan dalam tradisi

Halaman Mustalah Hadith dalam wiki, berdasarkan Majmu&, menempatkan Musnad Imam Ahmad di bagian "Al-Masanid", satu tingkat di bawah Shahihain dan Sunan dalam klasifikasi kitab hadis Ibnu Taimiyah. Penempatan ini mencerminkan bentuk musnad, yang disusun berdasarkan perawi dan bukan tema, bukan penilaian bahwa seluruh isinya kurang tepercaya. Asma Wa Sifat menempatkannya sebagai otoritas utama dalam perdebatan tentang Kalam Allah, dengan mengutip keteguhannya dalam Mihnah, kecamannya terhadap Ibnu Kullab, dan ungkapan minhu bada', yaitu bahwa Al-Qur'an berasal dari-Nya.

Catatan manhaj dan mazhab

Wiki ini tidak mendokumentasikan perbedaan dari manhaj Salafi pada Imam Ahmad. Ia konsisten ditampilkan sebagai otoritas bagi posisi Salafi/Athari, bukan sebagai tokoh yang memerlukan catatan pembanding. Iman mencatat bahwa posisinya tentang istitsna' fil iman, yaitu pengecualian ketika menyatakan keimanan, belum terkonfirmasi dalam wiki dan menjadi calon impor dari Khalq Af'al Al-'Ibad atau bagian khusus karya Ibnu Taimiyah.

Karya utama

Guru dan murid

Imam Asy-Syafi'i dikonfirmasi sebagai salah satu gurunya melalui pencarian web pada 2026-07-10 dan beberapa rujukan biografi umum. Murid belum didokumentasikan dari sumber primer dalam wiki.

Di Wiki Ini

Ditautkan sebagai Imam Ahmad bin Hanbal dalam Al-Kafirun (dua kali, tentang waris lintas agama), Al-Alaq dan Ash-Shams (tentang metode sifat dan penolakan istilah jabr mutlak), Mustalah Hadith (metode sanad dan "penjaga Sunnah"), serta Asma Wa Sifat (dua kali, tentang keteguhan dalam Mihnah dan Kalam bi Sawt).

Ia juga ditautkan dengan teks merah yang lebih pendek, "Imam Ahmad", dalam 16 berkas. Impor ini mengarahkan tautan-tautan tersebut ke halaman penuh melalui Imam Ahmad sambil mempertahankan teks yang tampil.

Terkait

Pertanyaan Terbuka

Data sumber

jenis
ulama
Arab
أحمد بن محمد بن حنبل الشيباني
wafat
241 H / 855 M
periode
Mutaqaddimun
mazhab
Hanbali
akidah
Salaf/Atsari
tag
ulama, hadis, fikih, aqidah, hanbali, mutaqaddimun