Tanya Salaf
Konsep · ID

Hukum Huruf Lam

Hukum Huruf Lam

Pengertian

Huruf lam (ل) pada dasarnya dibaca tipis. Dua keadaan membuatnya dibaca tebal: lam pada lafaz Allah ketika didahului harakat tertentu dan lam yang berada sebelum huruf isti'la. Pembahasan ini juga memuat beberapa kehati-hatian pada pelafalan lam dan hukum idgham.

Kaidah dari Al-Jazariyah bait 44–51

1. Lam pada lafaz Allah

Lam pada lafaz اللَّه dibaca tebal jika didahului fathah atau dhammah, seperti عَبْدُ اللَّهِ, قَالَ اللَّهُ, dan وَاللَّهُ. Lam dibaca tipis jika didahului kasrah, seperti بِسْمِ اللَّهِ dan لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ.

2. Lam sebelum huruf isti'la

Lam yang berada sebelum huruf isti'la, terutama huruf ithbaq ص ض ط ظ, dipengaruhi ketebalan huruf tersebut. Contoh yang disebut dalam bait adalah قَالَ dan وَالْعَصَا.

3. Kehati-hatian pada kata tertentu

4. Idgham huruf yang sama

Jika dua huruf yang sama bertemu dan huruf pertama sukun, huruf pertama dilebur ke huruf kedua tanpa dengung, kecuali lam dan nun yang tetap memiliki dengung ketika dilebur. Contohnya قُلْ رَبِّ dan بَلْ لَا. Lihat Mutamatsilain Mutaqaribain Mutajanisain.

Terkait

Tafkhim dan Tarqiq · Lam Qomariyah dan Syamsiyah · Mutamatsilain Mutaqaribain Mutajanisain · Hukum Ra · Makharij Al-Huruf · Tajwid

Pertanyaan Terbuka

Data sumber

jenis
konsep
Arab
اللَّامَات
disiplin
tajwid
kategori
tajwid rule
tag
konsep, tajwid