Imam Malik
Imam Malik
Siapa beliau
Malik bin Anas Al-Ashbahi, yang dikenal sebagai Imam Darul Hijrah, adalah salah satu ahli fikih dan ahli hadis utama Madinah pada masa awal serta tokoh yang menjadi nama mazhab Maliki, salah satu dari empat mazhab fikih Sunni. Ia menyusun Al-Muwaththa', salah satu koleksi awal yang masih ada dan menggabungkan hadis dengan praktik fikih penduduk Madinah.
Kedudukan dalam tradisi
Imam Malik hidup dan mengajar sepanjang hidupnya di Madinah. Ia memandang praktik (amal) penduduk Madinah, sebagai pewaris hidup kota para Sahabat, memiliki bobot khusus dalam fikih. Ia menjadi mata rantai awal yang penting dalam sanad hadis dan penalaran fikih. Muridnya yang paling terkenal, Imam Syafi&, kemudian menyusun mazhabnya sendiri setelah belajar kepadanya.
Catatan manhaj dan mazhab
Mazhab Maliki adalah salah satu dari empat mazhab yang diterima dalam Ahlus Sunnah wal Jamaah bersama Hanafi, Syafi'i, dan Hanbali. Wiki ini tidak memutuskan perbedaan di antara mazhab-mazhab tersebut (§6). Dalam akidah, sumber tafsir wiki mengutip pernyataan Salaf yang terkenal tentang sifat Allah ketika Imam Malik ditanya tentang istiwa', yaitu: "Istiwa' itu diketahui, caranya tidak diketahui, beriman kepadanya wajib, dan bertanya tentang caranya adalah bid'ah." Pernyataan ini dikutip dalam Al-Alaq sebagai salah satu dari tiga rumusan awal yang menjadi contoh metode Salaf dalam asma wa sifat, bersama Al-Auza'i dan Imam Ahmad.
Karya utama
- Al-Muwaththa' — belum memiliki halaman Kitab khusus dan belum terdapat dalam
arsip sumber.
Guru dan murid
- Guru: Nafi' maula Ibnu Umar dan Ibnu Syihab Az-Zuhri adalah nama yang paling sering disebut dalam literatur umum. Keduanya belum didokumentasikan dari sumber yang diimpor ke wiki dan tetap belum terverifikasi dalam halaman ini.
- Murid: Imam Syafi& belajar fikih dan hadis kepada Imam Malik sebelum menyusun mazhabnya sendiri. Hubungan ini menjadi mata rantai sanad yang dikenal antara mazhab Maliki dan Syafi'i.
Di Wiki Ini
Dikutip di beberapa halaman tafsir, terutama sebagai perawi atau sumber dalam diskusi asbabun nuzul dan fikih dalam tafsir Ibnu Katsir:
- Al-Alaq — rumusan istiwa' sebagai salah satu dari tiga pernyataan Salaf tentang sifat Allah.
- Al-Asr — meriwayatkan dari Zaid bin Aslam bahwa al-'Ashr berarti shalat Ashar.
- Al-Maarij — meriwayatkan melalui Asyhab bahwa fashiilatuhu berarti "ibunya".
- Surah Aali & — termasuk ulama yang pendapat mazhabnya dikutip dalam persoalan fikih.
- At-Taghabun — meriwayatkan dari Zaid bin Aslam dalam pembahasan nasakh.
- Al-Ikhlas — dikutip bersama Imam Ahmad, Imam Syafi'i, dan Abu Hanifah dalam hukum yang berkaitan dengan Al-Qur'an.
- Ash-Shaff — dikutip dua kali, tentang mengikat janji bersyarat dan melalui Zaid bin Aslam tentang makna jihad.
- Iman — pandangannya bahwa iman mencakup tashdiq, iqrar, dan amal serta bertambah dan berkurang, dicantumkan dalam perbandingan empat mazhab.
Terkait
Imam Syafi& · Abu Hanifah · Iman · Al-Alaq.
Pertanyaan Terbuka
- Tahun kelahiran dan wafat, 93 dan 179 Hijriah, dikonfirmasi melalui pencarian web pada 2026-07-10 dan diperiksa silang dengan beberapa rujukan biografi umum. Nilai frontmatter dipertahankan karena sudah sesuai.
- Daftar guru, Nafi' maula Ibnu Umar dan Ibnu Syihab Az-Zuhri, belum menjadi sasaran pemeriksaan ini dan masih berupa pengetahuan umum yang belum dikonfirmasi dari sumber primer wiki.
- Belum ada halaman Kitab Al-Muwaththa'. Halaman khusus dapat dibuat jika teksnya tersedia di
arsip sumber. - Tanggal diperiksa silang melalui pencarian web pada 2026-07-10.
Data sumber
- jenis
- ulama
- Arab
- مالك بن أنس
- wafat
- 179 H / 795 M
- periode
- Mutaqaddimun
- mazhab
- Maliki (pendiri/eponim)
- akidah
- Salaf/Atsari
- tag
- ulama, fikih, madhhab