Surah Az-Zalzalah
Surah Az-Zalzalah
Tema utama
- Pada Hari Kiamat, setiap manusia, mukmin maupun kafir, diperlihatkan seluruh amalnya, baik seberat zarrah maupun kejahatan seberat zarrah.
- Keadilan Allah: orang beriman diampuni keburukannya dan diberi pahala atas kebaikannya, sedangkan orang kafir diberi balasan duniawi atas kebaikannya dan azab atas keburukannya.
- Tidak ada satu amal pun yang luput dari pengetahuan dan pembalasan Allah.
Terkait
Tafsir Ibnu Abbas | Ibnu Abbas | Tafsir | Aqidah
Asbabun nuzul dari Lubab An-Nuqul
Sumber: terjemahan Pustaka Al-Kautsar (2014). Penerjemah Andi Muhamad Syahril dan Yasir Maqasid. Muhaqqiq: Hamid Ahmad Thahir Al-Bayyumi.
QS 99:1 — Guncangan bumi dan fitnah umat
Ibnu Jarir meriwayatkan dari Sa'id bin Jubair tentang firman Allah, "Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya yang dahsyat." Sa'id bin Jubair mengaitkan ayat ini dengan berbagai fitnah dan cobaan besar yang dialami umat Islam. Guncangan bumi menjadi isyarat tentang dahsyatnya Hari Kiamat yang pasti datang.
Takhrij: Diriwayatkan Ibnu Jarir dari Sa'id bin Jubair. Lihat Ibnu Katsir dan Al-Qurthubi (10/7572), catatan kaki 1036.
Tafsir (Jalalain)
Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.
Tafsir Ibnu Katsir
Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, ringkasan Lubaab At-Tafsir karya Alu Asy-Syaikh, terjemahan Pustaka Imam Asy-Syafi'i, Juz 30 halaman 519–523. Tafsir bil-ma'tsur memuat rujukan silang Al-Quran, hadis dengan perawi dan kitab sumber, serta atsar ulama. Riwayat lemah dan Israiliyyat dihapus oleh peringkas, sedangkan penilaian hadis dicantumkan dalam catatan kaki.
Keutamaan surah
At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa seorang laki-laki meminta Nabi ﷺ mengajarinya bacaan yang mencakup banyak makna. Nabi ﷺ membacakan idza zulzilatil ardh. Orang tersebut merasa cukup dengan surah ini, lalu Nabi ﷺ bersabda, "Beruntunglah orang itu." Sebagian riwayat menyebutkan bahwa surah ini menyamai seperempat atau setengah Al-Quran. Allahu a'lam.
QS 99:1–2 — Guncangan bumi dan keluarnya isi perutnya
Ibnu Abbas berkata bahwa bumi bergerak dari bawahnya dan mengeluarkan isi perutnya berupa mayat-mayat. Dalam Shahih Muslim dari Abu Hurairah disebutkan bahwa bumi akan mengeluarkan bagian-bagian yang ada di dalamnya seperti tiang emas dan perak. Orang yang pernah membunuh, memutus silaturahmi, atau mencuri akan menyebutkan perbuatannya, lalu meninggalkan harta yang keluar itu.
QS 99:3 — Pertanyaan orang yang ingkar
Manusia terkejut karena bumi yang sebelumnya tenang dan tetap berubah menjadi bergerak dan berguncang. Perintah Allah telah datang, sehingga bumi mengeluarkan seluruh yang ada di dalamnya, baik mayat dari umat terdahulu maupun manusia dari generasi terakhir.
QS 99:4–5 — Bumi bersaksi atas amal
Bumi menceritakan apa yang dilakukan manusia di atasnya. Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa bumi bersaksi bagi setiap hamba, laki-laki maupun perempuan, tentang apa yang mereka kerjakan pada hari dan tempat tertentu. Itulah berita bumi. Makna auhaa lahaa adalah Allah mewahyukan atau memerintahkan bumi untuk berbicara.
QS 99:6 — Manusia keluar untuk diperlihatkan amal
Manusia keluar dari kubur dalam keadaan berkelompok sesuai kebahagiaan atau kesengsaraan mereka. Mereka mengetahui dan menerima balasan atas kebaikan dan keburukan yang dilakukan di dunia.
QS 99:7–8 — Setiap amal seberat zarrah dibalas
Ibnu Katsir menegaskan bahwa amal yang sangat kecil pun dicatat dan dibalas. Ia mengutip hadis tentang kuda: jejak kaki, kotoran, dan air yang diminumnya dapat menjadi pahala apabila kuda itu dipelihara di jalan Allah. Kuda yang dipelihara untuk kebanggaan menjadi dosa, sedangkan kuda yang dipelihara sebagai kebutuhan menjadi penutup. Nabi ﷺ juga menjelaskan bahwa Allah tidak menurunkan ayat yang lebih mencakup daripada prinsip: siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah akan melihat balasannya dan siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrah akan melihat balasannya.
Catatan manhaj
Tafsir ini bersandar pada atsar para sahabat, seperti Ibnu Abbas dan Abu Hurairah, serta hadis dari Bukhari, Muslim, Ahmad, At-Tirmidzi, dan An-Nasa'i. Tidak ada takwil terhadap ayat sifat dalam surah ini.
Tafsir Ibnu Abbas
Sumber: Tafsir Ibnu Abbas, terjemahan Indonesia, melalui sanad Ali bin Abu Thalhah. Satu penjelasan telah dibaca.
Catatan pembacaan: Riwayat [1439] telah lengkap, berdasarkan verifikasi dengan naskah Arab asli pada 19 Juli 2026, halaman cetak/PDF 536. Riwayat ini merupakan satu-satunya atsar melalui sanad tersebut dan sesuai dengan wiki.
QS 99:7–8 — Setiap amal ditampakkan
faman ya'mal mitsqaala dzarratin khayran yarahu / wa man ya'mal mitsqaala dzarratin syarran yarahu — Ibnu Abbas berkata: "Tidaklah seorang mukmin atau kafir yang berbuat kebajikan dan kejahatan di dunia melainkan Allah akan memperlihatkan balasannya. Seorang mukmin diperlihatkan kebaikan dan keburukannya, lalu Allah mengampuni keburukannya dan memberinya ganjaran atas kebaikannya. Orang kafir diperlihatkan kebaikan dan keburukannya, lalu Allah memberinya ganjaran atas kebaikannya dan mengazabnya atas keburukannya."
Atsar [1439]. Sanad melalui Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas. Diriwayatkan Ath-Thabari dalam Jami' Al Bayan 'An Ta'wil Ayi Al-Qur'an (jilid 30, halaman 173), Al-Baihaqi dalam Al-Ba'tsu wa An-Nusyur, dan As-Suyuthi dalam Ad-Durr Al-Mantsur (jilid 6, halaman 381). Riwayat ini juga dinisbatkan kepada Ibnu Al-Mundzir dan Ibnu Abu Hatim.
Tafsir Ibnu Taimiyah
Sumber: Majmu& jilid 13. Komentar tafsir Ibnu Taimiyah dikompilasi dari beberapa fatwa beliau.
Ibnu Taimiyah membahas QS Az-Zalzalah sebagai bagian dari Kitab Tafsir. Pada halaman 696, beliau mengutip QS 99:7–8 untuk menjelaskan konteks QS Az-Zumar 39:53 dan menunjukkan bahwa ayat tersebut tidak hanya bergantung pada makna lahiriah yang terpisah dari konteksnya.
Pertanyaan terbuka
- Riwayat Sa'id bin Jubair perlu diperiksa kelengkapan matannya karena teks terjemah yang tersedia cukup ringkas.
- Perlu ditelusuri apakah ada asbabun nuzul khusus untuk ayat 7–8 selain pengajaran umum tentang balasan amal.
- Hubungan ayat ini dengan hadis tentang Al-Qantharah dapat ditelusuri melalui Fathul Baari.
Data sumber
- jenis
- surah
- Arab
- الزلزلة
- disiplin
- tafsir, ulumul-quran
- tag
- quran, surah