Fathul Baari
Fathul Baari
Apa itu
Fath Al-Bari Bi Syarh Sahih Al-Bukhari (Pembukaan Sang Pencipta dalam Syarah Sahih Al-Bukhari) karya Ibn Hajar Al-Asqalani (w. 852 Hijriah atau 1449 Masehi) adalah syarah atas Sahih Al-Bukhari, yaitu kumpulan hadis karya Imam Muhammad bin Ismail Al-Bukhari (194–256 Hijriah atau 810–870 Masehi) yang secara luas dipandang sebagai kumpulan hadis paling sahih dalam tradisi Sunni. Koleksi arsip sumber Wiki ini memuat 36 jilid terjemahan bahasa Indonesia.
Para ulama menyebutkan ungkapan: “لا هجرة بعد الفتح”, “Tidak ada hijrah setelah penaklukan.” Dalam konteks ini, ungkapan tersebut bermakna bahwa setelah syarah Ibn Hajar, bidang syarah Sahih Al-Bukhari telah mencapai bentuk yang lengkap. Tidak ada karya setelahnya yang melampaui atau menggantikannya.
Metode penyusunan
- Syarah menyeluruh: Setiap hadis dalam Sahih Al-Bukhari dibahas melalui analisis judul bab, alasan Imam Al-Bukhari menempatkan hadis tersebut di dalamnya, dokumentasi sanad dan biografi perawi, penggalian hukum, hubungan hadis dengan hadis di sekitarnya, penyelesaian pertentangan yang tampak, serta penjelasan ringkas dan rinci.
- Tarjih: Ibn Hajar menilai perbedaan pendapat dalam penilaian hadis dan memberikan kesimpulan tentang kredibilitas perawi. Penilaiannya sering dikutip sebagai pendapat akhir yang berpengaruh dalam penilaian perawi yang diperselisihkan.
- Konteks sejarah: Akses Ibn Hajar terhadap manuskrip yang kemudian hilang memberi Fathul Baari nilai dokumenter di luar fungsi syarah. Kitab ini mempertahankan riwayat dan varian yang tidak tersedia di tempat lain.
- Rujuk silang: Setiap hadis Bukhari dihubungkan dengan riwayat terkait dalam koleksi lain, seperti Muslim, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi, disertai perbandingan penilaian hadis.
Karya yang disyarah: Sahih Al-Bukhari
Al-Bukhari (194–256 Hijriah) menghabiskan 16 tahun untuk memilih hadis dalam Jami' Ash-Shahih dari lebih 600.000 riwayat dengan menerapkan kriteria sanad yang sangat ketat dalam tradisi hadis. Hasilnya sekitar 7.275 hadis dengan pengulangan, atau 2.602 hadis tanpa pengulangan. Karya ini menjadi rujukan utama hadis dalam kajian Sunni. Halaman ulama khusus untuk Imam Al-Bukhari belum tersedia di wiki ini.
Catatan manhaj penulis
⚠ Catatan manhaj: Ibn Hajar Al-Asqalani berakidah Asy'ari. Syarahnya atas hadis tertentu, terutama hadis nuzul (Bukhari 1145: Allah turun ke langit dunia setiap malam) dan riwayat sifat khabariyah yang sejenis, perlu dibaca bersama posisi Ahlus Sunnah yang berpijak pada manhaj Salaf sebagaimana didokumentasikan dalam Majmu' Fatawa Ibnu Taimiyah. Posisi Salafi menetapkan nuzul sebagai turunnya Allah yang hakiki sesuai dengan keagungan-Nya, tanpa ta'wil atau penafsiran kiasan. Penilaian Ibn Hajar terhadap para perawi tidak berubah karena catatan manhaj ini dan tetap menjadi rujukan yang luas. Catatan ini disampaikan sebagai penanda bagi pembaca, bukan sebagai fatwa.
Kedudukan dalam tradisi
Fathul Baari terdapat di perpustakaan Islam yang serius, termasuk pesantren, universitas, dan perpustakaan ulama. Di Indonesia, terjemahan Pustaka Azzam menjadi akses utama bagi pelajar yang tidak berbahasa Arab. Karya ini menjadi rujukan utama untuk:
- memahami alasan Imam Al-Bukhari memberi judul setiap bab dan susunan fikihnya;
- menilai perawi pada hadis apa pun dalam Sahih Al-Bukhari;
- membandingkan hadis lintas koleksi.
Struktur
Terdapat 36 jilid terjemahan bahasa Indonesia. Edisi Arabnya terdiri dari 13–17 jilid, bergantung pada edisi; edisi Dar Al-Ma'rifah menjadi salah satu edisi standar. Pemetaan jilid dan bab dalam PDF terjemahan belum diverifikasi karena masih menunggu pemeriksaan halaman sampul.
Riwayat pembacaan
| Tanggal | Jilid | Bab | Catatan | |------|--------|-----------------|-------| | — | — | — | Belum dibaca; masih memerlukan pdftoppm |
Halaman turunan
Belum ada. Setelah dapat dibaca, halaman yang diharapkan untuk dibuat atau diperbarui adalah:
- halaman Hadith untuk hadis-hadis Bukhari pilihan beserta syarah Ibn Hajar;
- halaman Concepts untuk istilah ilmu hadis dari bagian Nukhbat Al-Fikar;
- halaman topik Topics → Hadis.
Pertanyaan Terbuka
- Edisi terjemahan apa yang digunakan dalam 36 PDF ini? Kemungkinan besar Pustaka Azzam, yang merupakan terjemahan Fathul Baari berbahasa Indonesia yang paling umum digunakan. Status ini belum diverifikasi.
- Apakah PDF tersebut berbasis teks? Edisi Pustaka Azzam biasanya ditata secara digital, sehingga teks tertanam mungkin dapat diekstrak tanpa poppler. Satu jilid perlu diuji setelah
brew install poppleratau melalui pembaca alternatif. - Halaman ulama Imam Al-Bukhari perlu dibuat sebagai penghubung untuk karya Sahih Al-Bukhari. Ini merupakan kandidat pekerjaan berikutnya.
- Mengingat cakupan 36 jilid, pembacaan dapat dimulai dari Kitab Al-'Ilm, yaitu kitab ilmu, pada jilid-jilid awal karena bagian ini memuat metodologi Ibn Hajar dan menjadi dasar untuk membaca bagian selanjutnya.
Data sumber
- jenis
- kitab
- Arab
- فتح الباري بشرح صحيح البخاري
- genre
- sharh hadis
- disiplin
- hadis, fikih, ulumul-hadis
- tag
- kitab, hadis, sharh-hadis, syafii, indonesian