Tanya Salaf
Quran · ID

Surah Al-Masad

Surah Al-Masad

Surah Al-Masad, yang juga dikenal sebagai Surah Al-Lahab, adalah surah ke-111 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 5 ayat dan termasuk surah Makkiyah.

Tafsir Ibnu Abbas

Sumber: terjemah bahasa Indonesia, Pustaka Azzam. Riwayat melalui Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas.

Catatan editor Tafsir Ibnu Abbas, Pustaka Azzam: tidak ditemukan riwayat dari Ibnu Abbas yang menyebutkan tafsir Surah Al-Masad atau Surah Al-Lahab dalam berbagai sumber periwayatan yang diteliti.

Pokok bahasan

Kaitan

Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul

Sumber: Terjemah Pustaka Al-Kautsar (2014), penerjemah Andi Muhamad Syahril dan Yasir Maqasid, tahkik Hamid Ahmad Thahir Al-Bayyumi.

QS 111:1-5 — Abu Lahab menolak seruan dakwah di Bukit Shafa

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Ibnu Katsir dari Ibnu Abbas bahwa Nabi ﷺ naik ke Bukit Shafa dan memanggil orang-orang. Setelah mereka berkumpul, beliau memperingatkan mereka tentang azab yang pedih. Abu Lahab berkata, “Celakalah engkau. Apakah hanya untuk ini engkau mengumpulkan kami?” Allah kemudian menurunkan surah ini, dimulai dengan ayat, “Binasalah kedua tangan Abu Lahab.”

Riwayat yang serupa diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir dari Ibnu Zaid.

Ringkasan Tafsir Jalalain

Tafsir Jalalain menjelaskan bahwa “binasalah kedua tangan Abu Lahab” berarti Abu Lahab merugi dan binasa. Kedua tangan disebut sebagai majas karena kebanyakan pekerjaan manusia dilakukan dengan tangan. Harta dan apa yang ia usahakan, termasuk anak-anaknya, tidak bermanfaat baginya.

Abu Lahab akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Istrinya, Ummu Jamil, juga masuk ke dalamnya sebagai pembawa kayu bakar. Ia biasa meletakkan duri dan kayu berduri di jalan yang dilalui Nabi ﷺ. Di lehernya terdapat tali dari sabut.

Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir

Ketika Nabi ﷺ mengumpulkan Quraisy dan memperingatkan mereka tentang azab, Abu Lahab menjawab dengan celaan. Allah menurunkan ayat yang menyatakan kebinasaan Abu Lahab dan kegagalan usaha serta amalnya.

Nama Abu Lahab adalah Abdul Uzza bin Abdul Muththalib. Ia adalah paman Nabi ﷺ yang paling banyak menyakiti, membenci, mencaci, dan merendahkan beliau. Harta dan anak tidak akan memberikan manfaat kepadanya.

Istri Abu Lahab adalah Ummu Jamil, Arwa binti Harb bin Umayyah. Ia membantu suaminya dalam kekufuran dan permusuhan. “Pembawa kayu bakar” ditafsirkan secara hakiki sebagai orang yang menaruh duri di jalan Nabi ﷺ, dan secara majas sebagai orang yang menyebarkan adu domba.

Makna al-masad dijelaskan sebagai serabut, tali dari sabut, rantai yang panjang, atau kalung dari besi. Perbedaan ini perlu dibaca dengan memperhatikan jalur riwayat masing-masing.

Surah ini mengandung tanda kenabian yang jelas. Sejak turunnya wahyu, Allah mengabarkan bahwa Abu Lahab dan istrinya akan mendapat kesengsaraan dan tidak akan beriman. Keduanya kemudian mati dalam kekafiran.

Tafsir Ibnu Taimiyah

Dalam Majmu' Fatawa jilid 13, Ibnu Taimiyah menggunakan QS 111:3 sebagai contoh orang yang Allah kabarkan tidak akan beriman, yaitu Abu Lahab. Setelah ayat ini turun, Abu Lahab tetap tidak beriman sampai ia mati.

Dalam Majmu' Fatawa jilid 14, Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa kedekatan nasab kepada Nabi ﷺ tidak memberi manfaat kepada Abu Lahab karena ia tidak memiliki iman dan amal saleh. Kedekatan nasab dapat membuat kesalahan lebih berat karena penolakan dilakukan dengan pengetahuan yang lebih sadar.

Ibnu Taimiyah membahas empat keadaan pasangan dalam Al-Qur'an: Ibrahim عليه السلام dan Sarah sebagai pasangan yang saleh, Nabi ﷺ dan istri-istri beliau sebagai pasangan yang saling mendukung dalam kebaikan, Fir'aun dan Asiyah sebagai pasangan dengan suami kafir dan istri beriman, serta Nuh عليه السلام dan istrinya dan Luth عليه السلام dan istrinya sebagai pasangan dengan suami nabi dan istri kafir.

Abu Lahab dan istrinya sama-sama binasa. Istrinya menjadi pembawa kayu bakar karena aktif menyebarkan adu domba terhadap Nabi ﷺ. Dari sini dijelaskan bahwa iman dan kekufuran adalah pilihan individu, bukan warisan nasab.

Catatan penelitian

Tafsir (Jalalain)

Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.

Data sumber

jenis
surah
Arab
المسد
disiplin
tafsir, ulumul-quran
tag
quran, surah