Tanya Salaf
Quran · ID

Surah Al-Humazah

Surah Al-Humazah

Tema Utama

Terkait

Tafsir Ibnu Abbas | Ibnu Abbas | Tafsir | Akidah

Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul

Sumber: Terjemah Pustaka Al-Kautsar (2014), diterjemahkan oleh Andi Muhamad Syahril dan Yasir Maqasid, ditahqiq oleh Hamid Ahmad Thahir Al-Bayyumi.

QS 104:1 — Celaan terhadap Umayyah bin Khalaf

Diriwayatkan dari Ibnu Hatim melalui Utsman bin Abu Umar bahwa ayat "Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela" turun berkenaan dengan Umayyah bin Khalaf yang gemar mencela dan mengumpat orang-orang beriman.

Tafsir (Jalalain)

Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.

Tafsir Ibnu Abbas

Sumber: Tafsir Ibnu Abbas (terjemah Indonesia), melalui sanad Ali bin Abu Thalhah. Satu glos telah dibaca.

QS 104:8 — Makna “Mu'shadah”

Innaha alayhim mu'shadah — Ibnu Abbas: "Mu'shadah berarti muthabbaqah, yaitu api itu ditutup rapat atas mereka."

Atsar [1445]. Sanad: Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas. Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Al-Ba'tsu wa An-Nusyur (hlm. 300) dan disebutkan Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Quran Al-Azhim (Jilid 8, hlm. 498).

Pertanyaan Terbuka

Tafsir Ibnu Katsir

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir (ringkasan Lubaab At-Tafsir oleh Alu Asy-Syaikh, terjemah Pustaka Imam Asy-Syafi'i, 8 jilid). Tafsir bil-ma'tsur: rujukan silang Al-Quran, hadis dengan perawi dan kitab, serta atsar ulama. Riwayat lemah dan Isra'iliyyat dihapus oleh penyunting; hadis dinilai dalam catatan kaki.

QS 104:1 — Ancaman bagi Pengumpat dan Pencela

Al-hammaz adalah orang yang mengumpat dengan ucapan, sedangkan al-lammaz adalah orang yang mencela melalui perbuatan, merendahkan, dan menilai orang lain memiliki kekurangan. Ibnu Abbas menafsirkannya sebagai orang yang suka mencela dan menilai cacat orang lain. Ar-Rabi' bin Anas membedakan umpatan di hadapan orang dan celaan di belakangnya.

QS 104:2–3 — Penumpuk Harta

Orang yang mengumpulkan harta dan menghitungnya mengira harta itu dapat membuatnya kekal di dunia. Muhammad bin Ka'ab menggambarkan hartanya membuatnya lalai pada siang hari dan teronggok pada malam hari.

QS 104:4–7 — Huthamah

Kalla adalah sanggahan terhadap anggapan bahwa harta dapat mengekalkan seseorang. Huthamah adalah salah satu nama neraka karena menghancurkan penghuninya. Api Allah membakar sampai ke hati. Tsabit Al-Bannani dan Muhammad bin Ka'ab menjelaskan bahwa api itu terus memakan tubuh, lalu kembali ketika mendekati hati dan tenggorokan.

QS 104:8–9 — Tiang-Tiang Panjang

Api ditutup rapat atas mereka dan mereka diikat pada tiang-tiang yang panjang. Ulama berbeda dalam menjelaskan amad mumaddadah: tiang dari besi, dari api, atau pintu-pintu yang panjang.

Tafsir Ibnu Taimiyah — Majmu& Jilid 14

Sumber: Kumpulan Fatwa Ibnu Taimiyah, Pustaka Azzam 2008, Jilid 14, hlm. 375–381. Ibnu Taimiyah menafsirkan Surah Al-Humazah melalui analisis etimologis kata humazah* dan lumazah serta sintesis tematik.*

Pengantar

Ibnu Taimiyah membahas surah ini dalam tujuh halaman. Pendekatannya meliputi analisis akar kata hamz dan lamz, identifikasi penyakit yang menyatukan kedua sifat buruk tersebut, dan perbandingan lima tempat dalam Al-Quran yang menggambarkan tipe kepribadian yang sama. Prinsipnya: sebagian Al-Quran menafsirkan sebagian yang lain.

Tafsir Ayat-Ayat Utama

Humazah berasal dari makna mendorong atau menekan dengan keras, lalu digunakan untuk orang yang terus-menerus merendahkan dan menusuk orang lain. Lumazah berarti mencela dan membuka aib secara terang-terangan. Ibnu Taimiyah membedakan bentuk kata yang menunjukkan objek perbuatan dan bentuk yang menunjukkan pelaku yang sering melakukannya.

Pada ayat 2–3, Ibnu Taimiyah mengidentifikasi satu akar yang menyatukan kedua sifat: cinta status sosial dan cinta harta. Cinta status mendorong penghinaan, kesombongan, dan keangkuhan, sedangkan cinta harta mendorong kebakhilan dan penimbunan. Ia membandingkannya dengan QS Al-Qalam [68]:11–13, QS An-Nisa' [4]:36–37, QS Al-Lail [92]:8, dan kisah Qarun.

Hadis yang Dikutip

| No. | Perawi | Teks Hadis | Sumber | |---|---|---|---| | 1 | Doa Nabi ﷺ | "A'udzu billahi minasy-syaithanir-rajim, min hamzihi wa nafkhihi wa naftsih" | HR At-Tirmidzi, Shalat no. 242; Ibnu Majah, Shalat no. 807 |

Catatan Manhaj dan Fikih

Ulama yang Dirujuk

Ibnu Abbas — riwayat Al-Walibi tentang Al-Quran yang memuat klasifikasi dan perumpamaan, melalui QS Az-Zumar [39]:23.

Data sumber

jenis
surah
Arab
الهمزة
disiplin
tafsir, ulumul-quran
tag
quran, surah