Tanya Salaf
Konsep · ID

Musafih

Musafih — Laki-laki yang Menyebarkan Spermanya Sembarangan (Pezina Terbuka)

Sumber: Majmu& Vol.26Ibnu Taimiyah menelusuri akar kata "musafiheen" dari saffaha (menuang/menyebarkan) dan menggunakannya untuk menetapkan bahwa QS Al-Maidah [5]:5 dan QS An-Nisaa' [4]:24 melarang pernikahan bagi laki-laki yang belum bertaubat dari zina.


Definisi Leksikal

Musafih (مسافح) berasal dari akar kata saffaha (سفح) — bermakna menuangkan/menyebarkan.

As-Saffah (السفاح): Orang yang menuangkan spermanya ke mana-mana (pada banyak perempuan) tanpa ikatan eksklusif apapun. Ini adalah sinonim untuk zina dalam bahasa Arab.

Pendapat ini dikutip Ibnu Taimiyah dari Az-Zajjaj (salah satu ulama nahwu dan tafsir terkemuka).


Konteks Ayat

QS Al-Maidah [5]: 5:

مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَافِحِينَ

"...dalam keadaan menjaga diri (muhsin), bukan dalam keadaan menyebarkan sperma sembarangan (musafih)."

QS An-Nisaa' [4]: 24:

مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَافِحِينَ

"...dalam keadaan menjaga diri (muhsin), bukan dalam keadaan berzina sembarangan (musafih)."


Implikasi Fiqh: Laki-laki Pezina Tidak Boleh Menikah

Dari makna musafih, Ibnu Taimiyah menarik hukum penting:

Ayat QS Al-Maidah [5]:5 dan An-Nisaa' [4]:24 mensyaratkan bahwa laki-laki yang menikahi harus dalam keadaan "muhsinan" (menjaga diri) ghayra musafih (bukan pezina sembarangan).

Artinya: Laki-laki yang masih aktif berzina dan belum bertaubat adalah musafih — dan ia tidak memenuhi syarat untuk menikahi perempuan yang baik, sebagaimana zaniyah yang belum bertaubat tidak boleh dinikahi oleh laki-laki beriman.


Dua Jenis Perilaku Seksual Haram yang Dilarang Quran

Ibnu Taimiyah melalui analisis leksikal ini menunjukkan Quran melarang dua bentuk:

| Jenis | Istilah Arab | Ciri | |---|---|---| | Zina terbuka/massal | Sifah / Musafih | Berganti-ganti pasangan, tidak eksklusif, terbuka | | Kekasih rahasia | Akhdan | Eksklusif dengan satu orang, tersembunyi |

Lihat Akhdan untuk jenis yang kedua.


Terkait

Pertanyaan Terbuka

  1. Apakah Ibnu Taimiyah membedakan antara musafih yang berzina dengan banyak perempuan secara bersamaan vs secara bergantian?
  2. Apakah "musafih" dalam Quran merujuk juga pada laki-laki yang memelihara banyak kekasih gelap sekaligus — atau hanya yang berganti-ganti secara acak?

Data sumber

jenis
konsep
Arab
الْمُسَافِح / السِّفَاح
disiplin
tafsir, fikih
kategori
hukum fikih
tag
konsep, tafsir, fikih, musafih, zina