Muhaya'ah
Muhaya'ah — Distribusi Manfaat Waqf secara Giliran
Sumber: Majmu& Vol.26 — Ibnu Taimiyah membedakan antara pembagian aset waqf yang tidak diperbolehkan dengan distribusi manfaatnya melalui sistem giliran (muhaya'ah) yang diperbolehkan.
Definisi
Muhaya'ah (المهايأة) — dari akar kata hayyi (giliran) — adalah pengaturan di mana penerima bersama suatu aset yang tidak terbagi secara bergantian mengambil manfaat penuh atas aset tersebut sesuai periode yang ditentukan masing-masing.
Contoh: Tiga orang memiliki hak atas satu rumah waqf. Bulan 1: A menggunakannya penuh. Bulan 2: B. Bulan 3: C. Dst.
Dua Prinsip yang Dibedakan
| Aspek | Hukum | |-------|-------| | Membagi aset waqf itu sendiri (al-'ain al-mawqufah) menjadi kepemilikan terpisah | Tidak boleh — aset waqf adalah mawquf (terikat) secara permanen; tidak bisa dipartisi | | Membagi manfaat (manfaat) melalui rotasi muhaya'ah | Boleh — manfaat bisa didistribusikan tanpa menyentuh aset pokoknya |
Sifat Muhaya'ah dalam Waqf
- Bila waqf mutlak (tidak ada kondisi khusus yang ditetapkan waqif): pengaturan muhaya'ah tidak mengikat generasi berikutnya — penerima baru bisa memilih untuk tidak melanjutkan.
- Para penerima yang sudah menyepakati muhaya'ah juga bisa bersama-sama membatalkannya secara konsensus.
- Ibnu Taimiyah mencatat tidak ada perbedaan substansial antara mengalihkan periode manfaat dalam muhaya'ah dan membiarkan pengaturan berjalan tanpa pengalihan formal.
Konteks: Muhaya'ah dalam Waqf Produktif
Muhaya'ah relevan terutama untuk waqf produktif (non-masjid) di mana beberapa penerima memiliki hak atas satu aset yang tidak bisa dipakai bersama secara bersamaan — seperti rumah tinggal, kebun, atau sarana produksi.
Untuk waqf masjid: tidak relevan karena masjid tidak dimiliki secara pribadi oleh penerima; tujuannya ibadah umum.
Terkait
- Wakaf Masjid vs Wakaf Produktif — konteks waqf produktif di mana muhaya'ah berlaku
- Kepemilikan Aset Wakaf — kepemilikan penerima yang mendasari hak muhaya'ah
- Nazhir Wakaf — nazhir sebagai koordinator distribusi
Pertanyaan Terbuka
- Bila satu penerima waqf menolak muhaya'ah dan yang lain setuju, bagaimana Ibnu Taimiyah menyelesaikannya?
Data sumber
- jenis
- konsep
- Arab
- المهايأة
- disiplin
- fikih
- kategori
- hukum fikih
- tag
- konsep, fikih, wakaf