Tanya Salaf
Konsep · ID

Wakaf Masjid vs Wakaf Produktif

Wakaf Masjid vs Wakaf Produktif — Dua Tipologi Waqf

Sumber: Majmu& Vol.26 — Ibnu Taimiyah menarik perbedaan struktural antara waqf masjid dan waqf produktif (ahli) yang menentukan perbedaan aturan substitusi dan pengelolaan.


Dua Tipologi

Ibnu Taimiyah membuat analogi struktural:

| Aspek | Waqf Masjid | Waqf Produktif (Ahli) | |-------|-------------|------------------------| | Analogi fiqhi | Itq (pemerdekaan budak) | Pengalihan kepemilikan (hibah/jual-beli) | | Tujuan | Murni untuk Allah — ibadah semata | Untuk penerima yang ditentukan | | **Sewa (ijarah)** | Tidak bisa disewakan manfaatnya | Dapat disewakan (ijarah) | | Hibah/Waris | Tidak bisa dihibahkan atau diwariskan | Lebih fleksibel | | Kepemilikan | Milik Allah — ijma' fuqaha | Diperdebatkan (lihat Kepemilikan Aset Wakaf) | | **Substitusi (istibdal)** | Syarat lebih ketat | Lebih mudah bila ada maslahat |


Waqf Masjid: Prinsip Khusus

QS Al-Jinn [72]: 18:

"Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah milik Allah."

QS At-Taubah [9]: 17-18 — hanya orang yang beriman yang berhak memakmurkan masjid Allah.

Karena masjid milik Allah secara ijma':


Waqf Produktif: Fleksibilitas

Waqf non-masjid (tanah pertanian, rumah sewa, dsb.) lebih menyerupai pengalihan kepemilikan:


Terkait

Pertanyaan Terbuka

  1. Bagaimana Ibnu Taimiyah mengklasifikasikan waqf madrasah atau waqf rumah sakit — lebih dekat ke waqf masjid (ibadah murni) atau waqf produktif?

Data sumber

jenis
konsep
Arab
الفرق بين وقف المسجد والوقف الأهلي
disiplin
fikih
kategori
hukum fikih
tag
konsep, fikih, wakaf