Ghibah — Pembukaan Fatwa dan Pertanyaan
Ghibah — Pembukaan Fatwa dan Pertanyaan
Konteks
Ibnu Taimiyah dalam Majmu& (pp. 695) membuka fatwa komprehensif tentang ghibah (menggunjing) menjawab pertanyaan yang diajukan kepada beliau. Halaman ini merupakan pembukaan dari rangkaian fatwa panjang yang dilanjutkan pada halaman-halaman berikutnya.
Halaman 695 secara khusus mencatat:
- Pertanyaan yang diajukan kepada Ibnu Taimiyah
- Pernyataan beliau tentang definisi ghibah dari hadits Nabi ﷺ (yang berlanjut ke halaman 696–697)
Untuk pembahasan definitif dan terperinci, lihat halaman utama: Ghibah — Definisi dan Hukum.
Pertanyaan yang Diajukan
Penanya memohon fatwa kepada Ibnu Taimiyah tentang beberapa hal:
- Apakah dibolehkan menggunjing orang-orang tertentu — dengan menyebut sifat-sifat buruk mereka secara umum?
- Apakah dibolehkan menunjuk seseorang tertentu — menyebut nama dan keburukannya secara spesifik?
- Apa hukum ghibah secara umum?
- Permintaan agar Ibnu Taimiyah memberikan fatwa yang gamblang dan jelas — agar mereka yang melaksanakan amar makruf nahi mungkar mengetahui batas-batasnya dan masing-masing dapat bersandar pada kemampuannya dalam ilmu dan hukum.
Pembukaan Jawaban Ibnu Taimiyah: Definisi dari Hadits
Ibnu Taimiyah membuka jawabannya dengan menegaskan bahwa ghibah sebagaimana yang ditafsirkan Nabi ﷺ sendiri dalam hadits yang shahih — ketika beliau ditanya tentang ghibah, beliau menjawab:
سُئِلَ عَنِ الْغِيبَةِ فَقَالَ: هِيَ ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ...
"Beliau ditanya tentang ghibah, beliau menjawab: 'Ghibah adalah engkau menyebut saudaramu dengan sesuatu yang dia benci...'"
(Dari Shahih Muslim, Birr wa Sila, dari Abu Hurairah رضي الله عنه — Shahih)
Hadits ini berlanjut dengan pertanyaan lanjutan dari sahabat: "Wahai Rasulullah, bagaimana jika yang disebutkan memang ada pada saudaraku?" — dan jawaban Nabi ﷺ inilah yang menjadi inti pembeda antara ghibah dan buhtaan. Jawaban itu dicatat pada halaman 696–697 dan dibahas di Ghibah — Definisi dan Hukum.
Signifikansi Fatwa Ini
Fatwa Ibnu Taimiyah tentang ghibah yang dimulai di halaman 695 adalah salah satu fatwa paling komprehensif dalam Majmu& tentang topik ini. Ia mencakup:
- Definisi ghibah dari hadits Nabi ﷺ (pp. 695–697)
- Pembeda ghibah dari buhtaan (fitnah/kedustaan)
- Ghibah terhadap orang fasik yang terang-terangan
- Ghibah dalam konteks nasihat
- Delapan motif korup di balik ghibah yang diharamkan
- Ghibah yang dibolehkan (ghibah ja'izah)
Seluruh tema di atas dikompilasi dalam halaman-halaman berikut di wiki ini.
Terkait
- Ghibah — Definisi dan Hukum
- Ghibah terhadap Orang Fasik yang Terang-terangan dan Konteks Nasihat
- Ghibah dan Macam-Macam Motif yang Melatarinya
- Amar Makruf Nahi Mungkar
Pertanyaan Terbuka
- Perlu mengumpulkan halaman-halaman lanjutan dari fatwa ghibah Ibnu Taimiyah yang tersebar di halaman setelah 697 untuk mendapatkan gambar utuh.
- Apakah Ibnu Taimiyah membahas ghibah ja'izah (yang dibolehkan) secara sistematis dalam volume yang sama?
Data sumber
- jenis
- konsep
- Arab
- تَعْرِيفُ الْغِيبَةِ وَأَحْكَامُهَا
- disiplin
- fikih
- kategori
- hukum fikih / akhlak
- tag
- konsep, fikih, akhlak