Surah At-Taghabun
Surah At-Taghabun
Surah At-Taghabun adalah surah ke-64 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 18 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul
QS 64:14–15 — Pasangan dan anak yang menghalangi hijrah
Sebagian orang di Makkah telah masuk Islam, tetapi pasangan dan anak mereka menghalangi hijrah ke Madinah. Setelah mereka tiba dan melihat sahabat lain lebih mendalam ilmunya, mereka ingin menghukum keluarganya. Ayat ini mengingatkan agar berhati-hati, lalu memaafkan dan mengampuni.
QS 64:16 — Takwa sesuai kemampuan
Ketika perintah bertakwa dengan sebenar-benar takwa terasa berat bagi para sahabat, ayat ini turun sebagai penjelasan agar mereka bertakwa sesuai kemampuan, mendengar, menaati, dan berinfak.
Pokok bahasan
- Tasbih seluruh makhluk kepada Allah.
- Penciptaan manusia dan perbedaan iman serta kekufuran.
- Kebangkitan dan Hari At-Taghabun.
- Musibah terjadi dengan izin Allah dan iman memberi petunjuk kepada hati.
- Ujian melalui pasangan, anak, dan harta.
- Takwa sesuai kemampuan, ketaatan, dan infak.
- Bahaya kekikiran jiwa.
- Pinjaman yang baik dan balasan berlipat.
Kaitan
Tafsir (Jalalain) — ringkasan
Sumber: Tafsir Jalalain — terjemah bahasa Indonesia, Pustaka Al-Kautsar. Halaman ini memuat ringkasan tematik; rincian ayat demi ayat terdapat dalam terjemah sumber.
Surah At-Taghabun dibuka dengan tasbih seluruh yang ada di langit dan bumi. Semua kerajaan dan pujian milik Allah. Dia menciptakan manusia, mengetahui perkara yang tersembunyi dan yang tampak, serta menegaskan bahwa kebangkitan mudah bagi-Nya. Tidak ada musibah yang menimpa kecuali dengan izin Allah, dan iman memberi petunjuk kepada hati untuk menerima ketetapan-Nya.
Orang beriman diperintah menaati Allah dan Rasul-Nya. Sebagian pasangan dan anak dapat menghalangi perjuangan serta hijrah, tetapi mereka tetap dapat dimaafkan dan diampuni. Takwa diperintahkan sesuai kemampuan, disertai mendengar, menaati, dan berinfak. Orang yang dijaga dari kekikiran jiwa adalah orang yang beruntung. Sedekah yang ikhlas disebut sebagai pinjaman yang baik dengan balasan berlipat dan ampunan. Surah ditutup dengan penegasan bahwa Allah mengetahui yang gaib dan yang nyata, Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Lihat Tafsir Ibnu Abbas dan bagian Asbabun Nuzul pada halaman ini untuk rincian sanad dan riwayat yang sama.
Tafsir Ibnu Katsir
Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan tasbih seluruh makhluk, kerajaan Allah, penciptaan manusia, dan pengetahuan Allah atas segala perkara. Perbedaan iman dan kekufuran terjadi dalam ciptaan serta kehendak Allah, dan setiap manusia akan memperoleh balasan atas amalnya.
Hari At-Taghabun adalah hari dikumpulkannya manusia dan ditampakkannya kerugian penghuni neraka. Iman kepada Allah dan kesabaran ketika musibah menuntun hati kepada keyakinan bahwa takdir Allah tidak keliru: apa yang ditetapkan untuk menimpa seseorang tidak akan meleset darinya, dan apa yang tidak ditetapkan tidak akan menimpanya.
Pasangan dan anak dapat menjadi ujian apabila menghalangi amal saleh. Allah memerintahkan kewaspadaan disertai maaf dan ampunan. Takwa dilakukan sesuai kemampuan, dengan ketaatan, pendengaran yang menerima kebenaran, dan infak. Kekikiran jiwa menghalangi keberuntungan, sedangkan pinjaman yang baik mendapat pelipatan pahala dan ampunan.
"Sungguh menakjubkan keadaan orang mukmin — setiap ketetapan Allah baik baginya: jika ditimpa kesusahan ia bersabar, dan itu baik baginya; jika mendapat kesenangan ia bersyukur, dan itu baik baginya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim, diringkas — teks lengkap di Tafsir Ibnu Katsir)
Tafsir Ibnu Taimiyah
Ibnu Taimiyah menggunakan ayat-ayat At-Taghabun untuk membahas pasangan, kebangkitan, sumpah Allah tentang kepastian akhirat, dan makna bahwa apa yang ditakdirkan akan menimpa seseorang tidak akan meleset darinya.
Catatan penelitian
- Tiga riwayat Ibnu Abbas untuk surah ini telah dikonfirmasi pada sumber Arab.
- Hari At-Taghabun, kekikiran jiwa, hubungan QS 64:16 dengan QS Ali Imran 3:102, dan hadis tentang pinjaman yang baik masih memiliki rujukan lanjutan dalam sumber.
- Redaksi tafsir panjang dipublikasikan sebagai ringkasan tematik, sedangkan teks sumber tetap berada di Wiki Ulama.
Data sumber
- jenis
- surah
- Arab
- التغابن
- disiplin
- tafsir, ulumul-quran
- tag
- quran, surah