Surah Asy-Syams
Surah Asy-Syams
Surah Asy-Syams adalah surah ke-91 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 15 ayat dan termasuk surah Makkiyah.
Tafsir Ibnu Abbas
Sumber: terjemah bahasa Indonesia, Pustaka Azzam, melalui riwayat Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas.
Riwayat [1430]–[1434] telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan naskah Arab pada halaman 534. Seluruh isi surah berada pada satu halaman dan nomor riwayat sesuai dengan Wiki.
QS 91:5 — Langit dan pembinaannya
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa ayat tentang bumi dan penghamparannya menunjukkan makna penghamparan.
QS 91:8 — Ilham kefasikan dan ketakwaan
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Allah mengilhamkan kepada jiwa jalan kebaikan dan jalan kejahatan.
QS 91:9–10 — Penyucian dan pengotoran jiwa
Orang yang menyucikan jiwanya memperoleh keberuntungan. Orang yang jiwanya dikotori oleh Allah akan tersesat.
QS 91:15 — Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Allah tidak takut kepada siapa pun atas akibat dari tindakan-Nya.
Pokok bahasan
- Sumpah Allah dengan matahari, bulan, siang, malam, langit, bumi, dan jiwa.
- Ilham jalan kefasikan dan ketakwaan kepada jiwa.
- Keberuntungan orang yang menyucikan jiwa.
- Kerugian orang yang mengotori jiwa.
- Kisah kaum Tsamud dan unta Nabi Saleh.
- Kekuasaan Allah dan ketetapan-Nya atas makhluk.
Kaitan
- Tafsir Ibnu Abbas
- Ibnu Abbas
- Tafsir Jalalain
- Tafsir Ibnu Katsir
- Al-Balad
- Al-Layl
- Al-A&
- Tafsir
Tafsir (Jalalain) — ringkasan
Sumber: Tafsir Jalalain — terjemah bahasa Indonesia, Pustaka Al-Kautsar. Halaman ini memuat ringkasan tematik; rincian ayat demi ayat terdapat dalam terjemah sumber.
Surah Asy-Syams dibuka dengan rangkaian sumpah tentang matahari dan cahayanya pada pagi hari, bulan yang mengikutinya, siang yang menampakkannya, malam yang menutupinya, langit dan pembinaannya, bumi dan penghamparannya, serta jiwa dan penyempurnaannya. Allah mengilhamkan kepada setiap jiwa jalan kefasikan dan ketakwaan. Keberuntungan menjadi milik orang yang menyucikan jiwa, sedangkan kerugian menimpa orang yang mengotorinya.
Kaum Tsamud menjadi contoh pelampauan batas. Mereka mendustakan Nabi Saleh ketika orang yang paling celaka di antara mereka menyembelih unta betina yang menjadi tanda Allah, meskipun Nabi Saleh telah menjelaskan pembagian giliran minum. Pendustaan dan penyembelihan itu mendatangkan kebinasaan yang merata atas mereka.
Lihat Tafsir Ibnu Abbas dan bagian Asbabun Nuzul pada halaman ini untuk rincian sanad dan riwayat pada ayat-ayat yang sama.
Tafsir Ibnu Katsir
Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan makna sumpah-sumpah dalam surah ini melalui penafsiran para ulama tentang cahaya matahari, bulan, siang, malam, langit, bumi, dan jiwa. Kata tentang penghamparan bumi menunjukkan bahwa Allah menjadikannya terbentang dan sesuai untuk kehidupan manusia.
Ayat 7–10 membahas penciptaan jiwa, ilham kefasikan dan ketakwaan, serta dua keadaan jiwa: jiwa yang disucikan dengan ketaatan dan jiwa yang dikotori dengan kemaksiatan. Kisah kaum Tsamud menjelaskan pendustaan mereka kepada Nabi Saleh, pembunuhan unta, dan azab yang merata. Allah tidak takut terhadap akibat ketetapan-Nya.
Do'a Nabi ﷺ: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, ketuaan, pengecut, kikir, dan adzab kubur. Ya Allah, berikanlah ketakwaan pada jiwaku dan sucikanlah ia, Engkaulah sebaik-baik yang menyucikannya. Aku berlindung dari hati yang tak khusyu', jiwa yang tak pernah puas, ilmu yang tak bermanfaat, dan do'a yang tak dikabulkan." (HR. Muslim, dari Zaid, diringkas — teks lengkap di Tafsir Ibnu Katsir)
"Ketika bangkit orang yang paling celaka di antara kaum Tsamud — seorang yang besar dan disegani di tengah kaumnya, seperti Abu Zam'ah." (HR. Al-Bukhari dan Muslim, juga at-Tirmidzi dan an-Nasa-i, diringkas — teks lengkap di Tafsir Ibnu Katsir)
Tafsir Ibnu Taimiyah
Ibnu Taimiyah membahas Surah Asy-Syams dalam Majmu' Fatawa Jilid 13 dan 14. Tema yang tersedia mencakup makna sumpah-sumpah ilahi, penciptaan jiwa, ilham kefasikan dan ketakwaan, tazkiyah jiwa, serta bantahan terhadap kelompok-kelompok yang keliru dalam memahami takdir dan perbuatan hamba.
Catatan penelitian
- Lima riwayat Ibnu Abbas yang tersedia telah dikonfirmasi pada sumber Arab.
- Tafsir ayat 1–4, kisah kaum Tsamud, dan pembahasan tentang takdir perlu dibandingkan dengan sumber tafsir lain untuk kajian lanjutan.
- Redaksi tafsir Jalalain dan tafsir Ibnu Katsir yang panjang dipublikasikan sebagai ringkasan tematik, sedangkan teks sumber tetap berada di Wiki Ulama.
Data sumber
- jenis
- surah
- Arab
- الشمس
- disiplin
- tafsir
- tag
- quran, surah