Tanya Salaf
Quran · ID

Surah Ar-Rum

Surah Ar-Rum

Surah Ar-Rum adalah surah ke-30 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 60 ayat dan termasuk surah Makkiyah. Surah ini dibuka dengan kabar kemenangan kembali Bangsa Romawi setelah dikalahkan Bangsa Persia.

Tafsir Ibnu Abbas

Sumber: terjemah bahasa Indonesia, Pustaka Azzam. Riwayat melalui Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas.

Riwayat [1006]–[1013] telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan naskah Arab pada halaman 399–401. Delapan riwayat dalam halaman ini sesuai dengan sumber.

QS 30:1-3 — Kekalahan dan kemenangan Romawi

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Bangsa Romawi dikalahkan Bangsa Persia, kemudian akan mengalahkan mereka kembali. Ayat ini memuat kabar yang menjadi tanda kebenaran wahyu.

QS 30:3 — Wilayah Syam

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa “negeri yang terdekat” menunjuk kepada wilayah Syam.

QS 30:7 — Pengetahuan yang terbatas pada dunia

Orang-orang kafir mengetahui perkara lahir dari kehidupan dunia, tetapi lalai dari kehidupan akhirat.

QS 30:10 — Akibat pendustaan

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa orang-orang kafir memperoleh balasan azab karena mendustakan dan memperolok ayat-ayat Allah.

QS 30:15 — Orang beriman dimuliakan

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan dimuliakan.

QS 30:27 — Penciptaan dan kebangkitan

Menghidupkan kembali makhluk lebih mudah bagi Allah. Ibnu Abbas menjelaskan bahwa tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Allah.

QS 30:43 — Terpisah-pisah

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa manusia akan terpisah-pisah pada hari ketika tidak ada jalan untuk menolak ketetapan Allah.

Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul

QS 30:1-5 — Kemenangan Romawi atas Persia

Ketika Persia mengalahkan Romawi, kaum musyrik Makkah bergembira dan menggunakannya untuk mengejek kaum muslimin. Ayat ini turun dengan kabar bahwa Romawi akan menang kembali dalam beberapa tahun. Kemenangan itu menjadi kegembiraan bagi orang-orang beriman.

QS 30:27 — Keesaan dan kekuasaan Allah

Orang-orang musyrik mengakui bahwa Allah menciptakan langit dan bumi. Ayat ini menjadi hujah bahwa Dia yang menciptakan dari permulaan juga mampu menghidupkan kembali setelah kematian.

Pokok bahasan

Kaitan

Tafsir (Jalalain)

Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.

Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir

Surah Ar-Rum turun ketika Bangsa Romawi Ahlul Kitab dikalahkan Bangsa Persia Majusi. Kaum musyrik Makkah bergembira, sedangkan kaum muslimin bersedih. Allah menjanjikan Romawi menang kembali dalam beberapa tahun. Kemenangan itu terjadi dan berdekatan dengan kemenangan kaum muslimin.

Kebanyakan manusia mengetahui urusan dunia tetapi lalai terhadap agama dan akhirat. Allah meminta manusia merenungkan penciptaan langit dan bumi serta akibat umat terdahulu yang mendustakan rasul.

Allah menciptakan manusia dari permulaan dan mampu mengembalikannya. Orang-orang berdosa berputus asa, berhala tidak memberi syafaat, dan manusia terpisah pada hari kiamat. Orang beriman yang beramal saleh dimuliakan.

Di antara tanda kekuasaan Allah adalah pasangan yang menjadi sumber ketenteraman, kasih sayang dan rahmat, perbedaan bahasa serta warna, tidur pada malam dan siang, kilat, hujan, serta hidupnya bumi setelah mati. Kerusakan di darat dan laut muncul karena perbuatan manusia agar mereka kembali kepada Allah.

Surah ditutup dengan perintah mengikuti agama yang lurus sebelum hari kiamat. Allah menciptakan manusia melalui tahap lemah, kuat, lalu lemah kembali. Dia mengetahui semua yang dilakukan manusia.

Tafsir Ibnu Taimiyah

Tema akidah dalam halaman ini mencakup tauhid, penciptaan, kebangkitan, dan penafian keserupaan Allah dengan makhluk. Pembahasan dapat dibandingkan dengan Majmu& dan materi tentang sifat-sifat Allah.

Catatan penelitian

Data sumber

jenis
surah
Arab
الروم
disiplin
tafsir, ulumul-quran
tag
quran, surah, tafsir, makkiyah