Surah An-Nasr adalah Surah dalam Al-Quran
Surah An-Nasr
Tafsir Ibnu Abbas
Sumber: terjemah Indonesia, Pustaka Azzam. Riwayat melalui Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas.
Tema Utama
- Pertolongan dan kemenangan Allah ketika Fathu Makkah.
- Masuknya manusia ke dalam agama Allah secara berbondong-bondong.
- Perintah bertasbih, memuji Allah, dan memohon ampun sebagai tanda dekatnya ajal Nabi ﷺ.
Terkait
Tafsir Ibnu Abbas | Ibnu Abbas | Fathu Makkah | Tafsir
Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul
Sumber: Terjemah Pustaka Al-Kautsar (2014), diterjemahkan oleh Andi Muhamad Syahril dan Yasir Maqasid, ditahqiq oleh Hamid Ahmad Thahir Al-Bayyumi.
QS 110:1 — Turun Berkenaan dengan Fathu Makkah
Surah ini turun ketika pertolongan Allah dan kemenangan datang, lalu manusia masuk ke agama Allah secara berbondong-bondong.
Tafsir (Jalalain)
Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.
Pertanyaan Terbuka
- Riwayat lengkap tentang penafsiran Ibnu Abbas dan Umar bin Al-Khaththab perlu dibandingkan dengan sumber hadis dan tafsir lain.
- Hubungan Surah An-Nasr dengan tanda-tanda wafat Nabi ﷺ dapat dibuat dalam halaman khusus.
Tafsir Ibnu Katsir
Sumber: Tafsir Ibnu Katsir (ringkasan Lubaab At-Tafsir oleh Alu Asy-Syaikh, terjemah Pustaka Imam Asy-Syafi'i, 8 jilid). Tafsir bil-ma'tsur: rujukan silang Al-Quran, hadis dengan perawi dan kitab, serta atsar ulama. Riwayat lemah dan Isra'iliyyat dihapus oleh penyunting; hadis dinilai dalam catatan kaki.
Pembuka: Waktu Turun dan Status Surah
Surah An-Nasr adalah surah Madaniyah dan termasuk surah terakhir yang turun. Ibnu Abbas memahami surah ini sebagai pemberitahuan bahwa ajal Nabi ﷺ telah dekat. Umar رضي الله عنه memahami kedalaman makna ini, sedangkan sebagian sahabat hanya memahami kemenangan yang disebutkan secara lahiriah.
QS 110:1–3 — Kemenangan, Tasbih, dan Istighfar
Ketika pertolongan Allah dan Fathu Makkah datang, manusia masuk ke agama Allah secara berbondong-bondong. Nabi ﷺ diperintah bertasbih, memuji Allah, dan memohon ampun. Aisyah رضي الله عنها meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ sering membaca dalam rukuk dan sujud: "Subhanakallahumma Rabbana wa bihamdik, Allahummaghfir li." Beliau menafsirkan bacaan itu sebagai pelaksanaan perintah dalam surah ini.
Hadis tentang Kaffarat Majelis
Nabi ﷺ mengajarkan doa penutup majelis yang memuat tasbih, tahmid, dan istighfar. Riwayat dan penilaiannya tetap dikaitkan dengan catatan kaki sumber.
Data sumber
- jenis
- surah
- Arab
- النصر
- disiplin
- tafsir, ulumul-quran
- tag
- quran, surah