Surah An-Najm
Surah An-Najm
Surah An-Najm adalah surah ke-53 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 62 ayat dan termasuk surah Makkiyah.
Tafsir Ibnu Abbas
Sumber: terjemah bahasa Indonesia, Pustaka Azzam. Riwayat melalui Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas.
Riwayat [1216]–[1221] telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan naskah Arab pada halaman 470–471. Rangkaian ini mencakup seluruh riwayat Ibnu Abbas yang tercatat untuk surah ini.
QS 53:6 — Sifat Jibril
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa dzuu mirratin berarti memiliki akal yang cerdas dan rupa yang baik. Ayat ini berkaitan dengan Jibril yang menampakkan diri dalam rupa aslinya.
QS 53:32 — Dosa besar dan kesalahan kecil
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa “kecuali kesalahan-kesalahan kecil” mencakup dosa yang dilakukan pada masa jahiliah atau dosa yang telah berlalu sebelum Islam. Penjelasan ini berkaitan dengan pengecualian dan pengkhususan dalam memahami ayat.
QS 53:39 — Hasil usaha manusia
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa manusia memperoleh hasil usahanya. Anak cucu yang beriman dapat disatukan dengan orang tua mereka di surga sebagai karunia Allah.
QS 53:45 — Yang memberi dan menolak
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Allah memberi kekayaan dan kecukupan, serta memberi dan menolak sesuai dengan hikmah-Nya.
QS 53:57 — Nama hari kiamat
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Al-Azifah adalah salah satu nama hari kiamat yang Allah agungkan dan gunakan untuk memperingatkan hamba-Nya.
QS 53:61 — Kelalaian
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa orang-orang yang melengahkan peringatan adalah orang-orang yang lalai.
Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul
QS 53:32 — Dosa besar dan masa jahiliah
Sekelompok orang yang masuk Islam bertanya kepada Nabi ﷺ tentang perbuatan mereka pada masa jahiliah. Ayat ini turun untuk menjelaskan bahwa orang-orang yang menjauhi dosa besar dan perbuatan keji mendapat ampunan atas kesalahan kecil.
QS 53:33-34 — Berpaling setelah mendengar Al-Qur'an
Al-Walid bin Al-Mughirah hampir menerima Islam setelah mendengar bacaan Al-Qur'an, tetapi seseorang membujuknya dengan harta agar kembali berpaling. Ayat ini turun tentang orang yang memberi sedikit lalu menahan diri dari memberi lebih banyak.
QS 53:61 — Orang-orang yang melengahkan diri
Orang-orang sombong bertemu dengan Rasulullah ﷺ ketika beliau sedang salat. Ayat ini turun untuk mencela kelalaian mereka dari peringatan Allah.
Pokok bahasan
- Kebenaran wahyu yang disampaikan Nabi Muhammad ﷺ.
- Jibril yang menyampaikan wahyu dan menampakkan diri dalam rupa aslinya.
- Bantahan terhadap penyembahan Lata, Uzza, dan Manat.
- Larangan mengikuti sangkaan tanpa ilmu.
- Dosa besar, kesalahan kecil, dan keluasan ampunan Allah.
- Prinsip bahwa manusia memperoleh hasil dari usahanya.
- Kedekatan hari kiamat dan perintah bersujud kepada Allah.
Kaitan
Tafsir (Jalalain)
Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.
Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir
Surah An-Najm adalah surah pertama yang memuat ayat sajdah. Nabi Muhammad ﷺ bersujud ketika membacanya dan orang-orang yang mendengar ikut bersujud.
Allah bersumpah demi bintang untuk menegaskan kebenaran risalah Nabi Muhammad ﷺ. Beliau tidak sesat dan tidak keliru. Ucapannya dalam menyampaikan wahyu bukan berasal dari hawa nafsu, melainkan wahyu yang diajarkan oleh Jibril.
Jibril menampakkan diri dalam rupa aslinya. Nabi ﷺ melihatnya dua kali, yaitu di ufuk yang tinggi dan di Sidratul Muntaha pada malam Isra. Tafsir menyebutkan perbedaan pendapat tentang penglihatan Nabi ﷺ kepada Rabb-nya dan membedakan pendapat yang bersumber dari Aisyah, Ibnu Abbas, serta para imam hadis.
Surah ini mencela penyembahan Lata, Uzza, dan Manat serta keyakinan bahwa malaikat adalah anak perempuan Allah. Semua itu hanya sangkaan tanpa ilmu. Allah memiliki apa yang ada di langit dan di bumi, memberi balasan kepada orang yang berbuat buruk dan memberi pahala kepada orang yang berbuat baik.
Orang yang menjauhi dosa besar dan perbuatan keji mendapat keluasan ampunan Allah. Al-Lamam mencakup kesalahan kecil yang diampuni karena seseorang menjauhi dosa besar. Penutup surah mengingatkan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang diusahakannya, hari kiamat telah dekat, dan Allah memerintahkan sujud serta ibadah hanya kepada-Nya.
Catatan penelitian
- Enam riwayat Ibnu Abbas dalam halaman ini telah terkonfirmasi, yaitu riwayat [1216]–[1221].
- Pembahasan penglihatan Nabi ﷺ pada malam Isra memuat beberapa pendapat yang perlu dibaca bersama dalil masing-masing.
- QS 53:39 perlu dibaca bersama QS 52:21 untuk memahami hubungan antara amal manusia dan karunia Allah kepada keluarga orang beriman.
- QS 53:62 adalah ayat sajdah yang menutup surah dengan perintah bersujud.
Tafsir Ibnu Taimiyah
Tema akidah dalam halaman ini mencakup wahyu, tauhid, syafaat, ru'yah, dan pengampunan dosa. Pembahasan tentang sifat Allah dan penglihatan di akhirat dapat dibandingkan dengan Majmu& serta materi ulama tentang tauhid dan iman kepada hari akhir.
Data sumber
- jenis
- surah
- Arab
- النجم
- disiplin
- tafsir, ulumul-quran
- tag
- quran, surah