Tanya Salaf
Quran · ID

Surah Al-Qashash

Surah Al-Qashash

Surah Al-Qashash adalah surah ke-28 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 88 ayat dan termasuk surah Makkiyah. Nama Al-Qashash berarti kisah-kisah, terutama kisah Nabi Musa sejak masa bayi, perjalanan ke Madyan, hingga pengutusannya sebagai rasul. Surah ini juga memuat kisah Qarun sebagai peringatan tentang kesombongan dan kecintaan kepada harta.

Tafsir Ibnu Abbas

Sumber: terjemah bahasa Indonesia, melalui jalur Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas.

Riwayat [990]–[998] telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan naskah Arab pada halaman 394–396. Rangkaian ini mencakup seluruh riwayat Ibnu Abbas untuk surah Al-Qashash.

QS 28:1 — Tha Sin Mim

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Tha Sin Mim adalah sumpah dan termasuk nama-nama Allah. Huruf-huruf muqatta'ah pada awal surah memiliki pembahasan khusus dalam tafsir dan tidak boleh dijelaskan tanpa riwayat yang menjadi sandaran.

QS 28:23 — Dua perempuan di sumber air Madyan

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa lafaz tadzudaani berarti kedua perempuan itu menahan ternaknya dari sumber air. Mereka menunggu hingga para penggembala selesai memberi minum ternaknya.

QS 28:26 — Kuat dan dapat dipercaya

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa sifat terpercaya berarti dapat menjaga dan melaksanakan perkara yang ditugaskan kepadanya. Ayat ini memuat perkataan salah seorang perempuan di Madyan ketika merekomendasikan Nabi Musa sebagai pekerja.

QS 28:29 — Obor dari api

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa qabas adalah syihab, yaitu obor atau suluh api. Nabi Musa menuju api itu untuk membawa berita atau api bagi keluarganya.

QS 28:34 — Nabi Harun membenarkan Nabi Musa

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa lafaz yushaddiquni berarti membenarkan perkataan Nabi Musa. Nabi Harun diminta mendampingi Nabi Musa karena lebih fasih berbicara.

QS 28:48 — Dua kitab yang dituduh sebagai sihir

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa dua perkara yang mereka sebut sihir adalah Taurat dan Al-Qur'an. Tuduhan ini mengulang sikap orang-orang yang mendustakan wahyu Allah.

QS 28:71 — Malam yang terus-menerus

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa sarmadan berarti terus-menerus. Jika Allah menjadikan malam berlangsung tanpa akhir, tidak ada sesembahan selain Allah yang mampu mendatangkan cahaya.

QS 28:76 — Kunci-kunci perbendaharaan Qarun

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa latanuu'u berarti sangat berat. Kunci-kunci perbendaharaan Qarun harus dipikul oleh sejumlah orang kuat.

QS 28:76 — Orang-orang yang sombong

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa al-farihin merujuk kepada orang-orang yang sombong. Harta tidak boleh menjadi sebab seseorang membanggakan diri dan merendahkan orang lain.

Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul

QS 28:51-52 — Al-Qur'an diturunkan berturut-turut

Ayat ini berkaitan dengan penurunan Al-Qur'an secara bertahap agar manusia mendapat pelajaran. Orang-orang yang telah diberi kitab sebelumnya dan beriman kepada Al-Qur'an juga disebutkan dalam rangkaian ayat ini.

QS 28:56 — Hidayah berada di tangan Allah

Ayat ini berkaitan dengan Abu Thalib yang meninggal dalam keadaan tidak beriman meskipun Nabi Muhammad ﷺ menginginkan keimanannya. Nabi ﷺ menyampaikan petunjuk, sedangkan hidayah berada di tangan Allah.

QS 28:57 — Ketakutan kehilangan negeri

Sebagian orang Makkah khawatir akan diusir dari negeri mereka jika mengikuti petunjuk. Ayat ini mengingatkan bahwa keamanan Makkah adalah karunia Allah.

QS 28:85 — Kembali ke tempat kembali

Ayat ini dikaitkan dengan kerinduan Nabi Muhammad ﷺ kepada Makkah ketika berhijrah. Para ulama berbeda pendapat tentang makna tempat kembali, termasuk Makkah dan tempat kembali di akhirat.

Pokok bahasan

Kaitan

Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir

Surah Al-Qashash dibuka dengan huruf muqatta'ah Tha Sin Mim dan penegasan bahwa ayat-ayat Al-Qur'an itu jelas. Kisah Nabi Musa dan Fir'aun disampaikan sebagai wahyu dan hujah bagi Nabi Muhammad ﷺ, bukan sekadar catatan sejarah.

Fir'aun memecah-belah penduduk Mesir, memperbudak Bani Israil, dan menyembelih bayi laki-laki mereka. Allah menyelamatkan Nabi Musa melalui ilham kepada ibunya agar menyusuinya, lalu meletakkannya dalam peti di sungai ketika khawatir terhadap keselamatannya. Peti itu sampai ke keluarga Fir'aun, sehingga orang yang hendak membunuhnya justru membesarkannya.

Allah mengembalikan Nabi Musa kepada ibunya setelah mencegahnya menyusu kepada perempuan lain. Ketika dewasa, Nabi Musa diberi hikmah dan ilmu. Ia kemudian meninggalkan Mesir setelah sebuah peristiwa dan tiba di Madyan. Di sana ia menolong dua perempuan memberi minum ternaknya, lalu bekerja dan menikah di negeri itu.

Allah memanggil Nabi Musa dari sisi api di lembah yang diberkahi dan mengutusnya bersama Nabi Harun kepada Fir'aun. Fir'aun menolak tanda-tanda Allah, memerintahkan Haman membuat bangunan tinggi karena kesombongannya, dan menuduh Taurat serta Al-Qur'an sebagai sihir.

Kisah Qarun menunjukkan bahwa banyak harta tidak menjadi tanda keridaan Allah. Qarun menyombongkan harta yang dimilikinya, lalu Allah membenamkannya bersama rumahnya. Penutup surah menegaskan bahwa semua akan binasa kecuali Allah dan semua keputusan berada di tangan-Nya.

Catatan penelitian

Tafsir Ibnu Taimiyah

QS 28:88 memuat pembahasan tentang sifat wajah bagi Allah dan tentang kekekalan Allah. Pembahasan ini perlu dibandingkan dengan Majmu& dan materi sumber yang memaparkan sikap ulama Salaf dalam menetapkan sifat-sifat Allah tanpa menyerupakan-Nya dengan makhluk.

Sifat Allah — wajah (وَجْه): Ibnu Katsir mencatat bahwa Mujahid dan Ats-Tsauri menafsirkan "kecuali wajah-Nya" (QS Al-Qashash 28:88) sebagai penetapan sifat wajah bagi Allah secara hakiki. Riwayat ini dinukil oleh Al-Bukhari dalam Shahihnya. (Diringkas; teks lengkap ada di Tafsir Ibnu Katsir)

Catatan manhaj: Ayat ini menetapkan sifat Al-Wajh (wajah) bagi Allah Ta'ala. Ibnu Katsir dan Al-Bukhari menetapkan wajah bagi Allah sesuai makna zahirnya. Ini adalah posisi Salaf: menetapkan sifat tersebut sebagaimana datangnya, tanpa takyif (menentukan bagaimana), tanpa tasybih (menyerupakan), dan tanpa ta'thil (meniadakan). Lihat Majmu& untuk pembahasan Ibnu Taimiyah tentang sifat-sifat Allah.

Tafsir (Jalalain)

Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.

Data sumber

jenis
surah
Arab
القصص
disiplin
tafsir, ulumul-quran
tag
quran, surah, tafsir, makkiyah