Tanya Salaf
Quran · ID

Surah Al-Mutaffifin

Surah Al-Mutaffifin

Surah Al-Mutaffifin adalah surah ke-83 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 36 ayat dan termasuk surah Makkiyah.

Tafsir Ibnu Abbas

Sumber: terjemah bahasa Indonesia, Pustaka Azzam. Riwayat melalui Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas.

Riwayat [1388]–[1392] telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan naskah Arab pada halaman 522–523. Nomor riwayat sesuai dengan sumber.

QS 83:14 — Dosa menutupi hati

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa dosa-dosa yang terus dilakukan orang-orang yang curang membentuk lapisan penutup pada hati. Hati mereka menjadi hitam dan tidak dapat menerima kebenaran.

QS 83:18 — Illiyyin adalah surga

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa kitab orang-orang yang berbakti yang tersimpan dalam Illiyyin berarti berada di surga.

QS 83:25-26 — Minuman surga dan kesturi

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa rahiq adalah khamar, yaitu minuman yang diberikan kepada penghuni surga. Wadahnya disegel dengan kesturi. Minuman ini adalah kenikmatan surga yang halal dan berbeda dari khamar dunia yang haram.

QS 83:31 — Orang berdosa kembali dengan bangga

Ibnu Abbas menjelaskan bahwa orang-orang berdosa kembali kepada kaumnya dalam keadaan bangga dan sombong setelah mengolok-olok orang beriman.

Pokok bahasan

Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul

Sumber: Terjemah Pustaka Al-Kautsar (2014), penerjemah Andi Muhamad Syahril dan Yasir Maqasid, tahkik Hamid Ahmad Thahir Al-Bayyumi.

QS 83:1 — Penduduk Madinah mengurangi takaran

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa ketika Nabi ﷺ tiba di Madinah, penduduknya terkenal mengurangi takaran dan timbangan. Allah menurunkan ayat, “Celakalah bagi orang-orang yang curang.” Setelah itu mereka memperbaiki takaran dan timbangan mereka. Riwayat ini disebutkan oleh An-Nasa'i dan Ibnu Majah.

Kaitan

Ringkasan Tafsir Jalalain

Orang yang curang adalah orang yang meminta takaran penuh ketika menerima dari orang lain, tetapi mengurangi takaran atau timbangan ketika memberi kepada orang lain. Mereka akan berdiri pada hari besar di hadapan Rabb semesta alam.

Catatan amal orang durhaka berada dalam Sijjin. Dosa yang terus mereka kerjakan menutupi hati seperti karat. Mereka terhalang dari Rabb mereka pada hari kiamat. Catatan amal orang berbakti berada dalam Illiyyin.

Penghuni surga minum khamar murni yang disegel dengan kesturi dan dicampur Tasnim. Orang-orang berdosa dahulu menertawakan dan mengolok-olok orang beriman. Pada hari kiamat orang beriman menertawakan orang kafir dan menyaksikan pembalasan atas perbuatan mereka.

Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir

Kecurangan dalam takaran dan timbangan adalah dosa besar. Orang yang meminta haknya secara penuh tetapi mengurangi hak orang lain akan menghadapi hari kebangkitan ketika manusia berdiri di hadapan Rabb semesta alam.

"Jika seorang hamba berbuat dosa, muncul satu noda hitam di hatinya; jika ia bertaubat, hatinya kembali jernih, jika terus berbuat dosa, noda itu bertambah." (HR. Ibnu Jarir, at-Tirmidzi, an-Nasa'i, Ibnu Majah, dari Abu Hurairah, diringkas — teks lengkap di Tafsir Ibnu Katsir)

Sijjin adalah tempat kembali orang-orang durhaka dan catatan amal mereka. Illiyyin adalah tempat dan catatan amal orang-orang berbakti. Hati orang yang terus berbuat dosa tertutup noda hitam. Jika ia bertaubat, hatinya menjadi jernih, tetapi jika ia menambah dosa, noda itu bertambah.

Orang durhaka terhalang dari melihat Rabb mereka pada hari kiamat dan masuk neraka. Orang berbakti berada dalam kenikmatan, duduk di atas dipan, dan memandang karunia Allah. Mereka minum rahiq yang disegel dengan kesturi serta campuran Tasnim.

Orang-orang berdosa dahulu menertawakan orang beriman dan menganggap mereka sesat. Di akhirat keadaan itu berbalik: orang beriman menertawakan orang kafir sebagai balasan atas ejekan mereka.

Catatan penelitian

Tafsir (Jalalain)

Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.

Data sumber

jenis
surah
Arab
المطففين
disiplin
tafsir, ulumul-quran
tag
quran, surah