Surah Al-Buruj
Surah Al-Buruj
Surah ke-85, Makkiyah, dua puluh dua ayat. Surah ini membahas Ashhabul Ukhdud, orang-orang yang menyiksa kaum mukmin karena iman mereka, serta kekuasaan Allah atas orang kafir dan orang beriman.
Tafsir Ibnu Abbas
Sumber: terjemahan Indonesia, Pustaka Azzam. Riwayat melalui Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas.
QS 85:3 — Yang menyaksikan dan yang disaksikan
[1399] Ibnu Abbas menjelaskan syahid sebagai Allah dan masyhud sebagai Hari Kiamat.
QS 85:14 — Al-Wadud
[1400] Ibnu Abbas menjelaskan Al-Wadud sebagai Al-Habib, Yang Maha Pengasih dan mencintai hamba-hamba-Nya yang beriman serta bertaubat.
QS 85:15 — Al-Majid
[1401] Ibnu Abbas menjelaskan Al-Majid sebagai Al-Karim, Yang Maha Mulia.
Tema utama
- Allah menyaksikan seluruh perbuatan dan Hari Kiamat disaksikan seluruh makhluk.
- Ashhabul Ukhdud menyiksa orang mukmin karena iman mereka.
- Allah mengampuni orang yang bertaubat dan mencintai hamba-hamba-Nya yang beriman.
- Allah memiliki Arsy dan berkuasa melakukan apa yang Dia kehendaki.
- Al-Qur'an yang mulia terpelihara di Lauhul Mahfuzh.
Terkait
Tafsir Ibnu Abbas | Ibnu Abbas | Tafsir | Al-Inshiqaq | Ath-Thariq
Tafsir (Jalalain)
Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.
Tafsir Ibnu Katsir
Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, ringkasan Lubaab At-Tafsir karya Alu Asy-Syaikh, terjemahan Pustaka Imam Asy-Syafi'i.
QS 85:1–3 — Sumpah dengan langit dan Hari Kiamat
Allah bersumpah dengan langit yang memiliki gugusan bintang, Hari Kiamat, serta yang menyaksikan dan yang disaksikan. Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang makna syahid dan masyhud. Salah satu pendapat yang masyhur menyebut Jumat sebagai yang menyaksikan dan Arafah sebagai yang disaksikan.
QS 85:4–9 — Ashhabul Ukhdud
Orang-orang kafir membuat parit, menyalakan api, dan duduk menyaksikan orang beriman dilemparkan ke dalamnya karena menolak murtad. Orang mukmin tidak memiliki kesalahan selain iman kepada Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahaterpuji. Allah menyaksikan seluruh perbuatan.
QS 85:10–13 — Balasan dan kuasa Allah
Orang yang menyiksa mukmin lalu tidak bertaubat mendapat azab Jahanam dan azab pembakaran. Orang yang beriman dan beramal saleh mendapat surga. Azab Allah sangat keras, tetapi Dia mengampuni orang yang bertaubat. Dia memulai penciptaan dan mengembalikannya.
QS 85:14–18 — Nama dan sifat Allah serta kaum penentang
Allah Maha Pengampun dan Maha Pengasih, Pemilik Arsy, dan Maha Mulia. Dia melakukan apa yang Dia kehendaki. Fir'aun dan Tsamud menjadi contoh kaum penentang yang dibinasakan.
QS 85:19–22 — Al-Qur'an yang mulia
Orang kafir terus mendustakan, tetapi Allah mengepung mereka dan tidak ada yang dapat lepas dari kekuasaan-Nya. Al-Qur'an adalah kitab yang mulia dan terpelihara di Lauhul Mahfuzh.
Tafsir Ibnu Taimiyah
Sumber: pembahasan tafsir dalam Majmu& Ibnu Taimiyah, jilid 13.
Ibnu Taimiyah menggunakan QS 85:14–16 dalam pembahasan nama dan sifat Allah. Ayat ini menyebut ampunan, kasih sayang, kepemilikan Arsy, kemuliaan, dan kekuasaan Allah untuk melakukan apa yang Dia kehendaki.
Pertanyaan terbuka
- Tafsir Ibnu Abbas pada halaman ini mencakup [1399]–[1401].
- Kisah Ashhabul Ukhdud perlu dibaca bersama hadis Shuhaib dalam sumber Tafsir Ibnu Katsir.
- Perbedaan tafsir tentang syahid, masyhud, dan al-buruj perlu dibandingkan dengan seluruh riwayat tafsir.
Data sumber
- jenis
- surah
- Arab
- البروج
- disiplin
- tafsir
- tag
- quran, surah