Surah Al-Baqarah
Surah Al-Baqarah
Surah Al-Baqarah adalah surah Madaniyah ke-2 dan terdiri dari 286 ayat. Surah ini memuat dasar iman, kisah Adam dan Bani Israil, hukum ibadah dan muamalah, serta penutup yang menegaskan keluasan rahmat Allah.
Pokok bahasan
- Sifat orang beriman, kafir, dan munafik.
- Penciptaan Adam dan permusuhan Iblis.
- Sejarah Bani Israil dan pelanggaran mereka.
- Tauhid, kiblat, puasa, haji, qishash, wasiat, pernikahan, perceraian, dan utang.
- Larangan riba dan perintah menulis transaksi utang.
- Kisah Ibrahim, Talut, Jalut, dan kebangkitan.
- Ayat Kursi dan doa penutup surah.
Tafsir Ibnu Abbas
146 glos Ibnu Abbas pada riwayat [1]–[146] telah diverifikasi dari halaman 159–170 dan dilengkapi dari teks Arab pada bagian yang sebelumnya tidak terbaca.
Pembukaan surah
Alif Lam Mim termasuk huruf muqatta'ah. Al-Quran adalah kitab yang tidak diragukan dan menjadi petunjuk bagi orang bertakwa, yang beriman kepada perkara gaib, mendirikan shalat, dan menginfakkan rezeki.
Orang kafir dan munafik
Orang kafir tidak beriman meskipun diberi peringatan. Penyakit hati orang munafik bertambah ketika mereka berdusta. Mereka membuat kerusakan tetapi mengaku melakukan perbaikan.
Ibadah dan tauhid
Manusia diperintah menyembah Rabb yang menciptakan mereka dan orang-orang sebelum mereka. Allah menantang manusia membuat satu surah yang semisal dengan Al-Quran.
Bani Israil
Bani Israil diingatkan kepada nikmat Allah, pembebasan dari Fir'aun, manna dan salwa, serta perjanjian yang mereka langgar. Kisah sapi, gunung, dan penyembahan anak sapi menjadi pelajaran tentang akibat membangkang.
Hukum dan akhlak
Surah ini memuat shalat, zakat, qishash, puasa, haji, wasiat, perceraian, penyusuan, nafkah, perdagangan, riba, dan utang. Kebaikan bukan sekadar menghadapkan wajah, tetapi iman, infak, menepati janji, dan sabar.
Kiblat dan ujian
Perubahan kiblat menguji siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik. Orang beriman diuji dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan, lalu diperintah bersabar.
Asbabun Nuzul
Bagian sebab turun ayat memuat riwayat tentang kiblat, puasa, qishash, riba, utang, talak, penyusuan, dan pertanyaan Bani Israil. Setiap riwayat dibaca bersama sumber dan penilaian periwayatannya.
Tafsir ringkasan — Jalalain (As-Suyuthi)
Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.
Tafsir Ibnu Katsir
Iman dan kemunafikan
Orang bertakwa beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, menginfakkan rezeki, dan yakin kepada akhirat. Orang kafir menutup hati dan pendengaran. Orang munafik menipu diri sendiri dan membuat kerusakan sambil mengaku memperbaiki.
Adam dan Iblis
Allah mengabarkan kepada malaikat bahwa Dia menjadikan khalifah di bumi. Adam diberi pengetahuan tentang nama-nama. Iblis menolak sujud karena kesombongan. Adam bertobat setelah tergelincir, dan Allah menerima tobatnya.
Bani Israil
Bani Israil menerima banyak nikmat, tetapi sering melanggar perjanjian, membunuh nabi, mengubah firman, dan mengikuti hawa nafsu. Kisah sapi, Talut dan Jalut, serta kebangkitan orang mati mengajarkan bahwa kekuasaan dan kehidupan berada di tangan Allah.
Hukum utama
Qishash menjaga kehidupan. Puasa Ramadan mendidik takwa dan Allah menghendaki kemudahan bagi hamba. Haji memiliki waktu dan tata cara. Talak memiliki idah dan hak yang harus dijaga. Penyusuan dan nafkah diatur dengan cara yang makruf.
Riba dan utang
Riba diharamkan. Orang yang masih mengambil riba setelah datang peringatan berada dalam ancaman perang dari Allah dan Rasul-Nya. Transaksi utang harus ditulis, disaksikan, dan dijaga dari perselisihan.
Ayat Kursi dan penutup
Ayat Kursi menetapkan keesaan Allah, kehidupan-Nya, kekuasaan-Nya, ilmu-Nya, dan kepemilikan-Nya atas langit serta bumi. Penutup surah berisi iman, doa ampunan, dan permohonan agar Allah tidak membebani dengan beban yang tidak mampu ditanggung.
Tafsir Ibnu Taimiyah
Ibnu Taimiyah membahas Surah Al-Baqarah dalam Majmu' Fatawa tentang tauhid, ayat muhkam dan mutasyabih, hukum riba, shalat, jihad, perjanjian, dan hubungan antara iman serta amal.
Allah tidak membebani hamba di luar kemampuan. Takdir tidak menjadi alasan meninggalkan perintah. Iman mencakup ucapan, keyakinan, dan amal. Ayat-ayat hukum harus diterima dengan tunduk dan dijalankan sesuai kemampuan.
Catatan penelitian
- 146 glos Ibnu Abbas telah diverifikasi dan tiga celah bacaan telah dilengkapi dari teks Arab.
- Ringkasan publik mempertahankan tema hukum dan tafsir utama tanpa mengubah Wiki sumber.
- Rincian hukum perlu dibaca bersama ayat dan sumber tafsir yang menjadi rujukan.
Data sumber
- jenis
- surah
- Arab
- البقرة
- disiplin
- tafsir, ulumul-quran
- tag
- quran, surah, al-baqarah, madaniyah