Tanya Salaf
Quran · ID

Surah Al Anbiyaa'

Surah Al Anbiyaa'

Tafsir Ibnu Abbas

Sumber: Tafsir Ibnu Abbas, riwayat [851]–[869] untuk QS 21:1–112.

QS 21:5 — Al-Qur'an disebut mimpi yang rancu

[851] Pada ayat, "Bahkan mereka berkata, '(Al-Qur'an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut'," Ibnu Abbas menjelaskan bahwa أَضْغَاثُ أَحْلَامٍ berarti mimpi-mimpi yang rancu.

QS 21:19 — Para malaikat tidak lelah beribadah

[852] Pada ayat, "Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada pula merasa lelah," Ibnu Abbas menjelaskan bahwa وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ berarti mereka tidak pernah surut atau berhenti.

QS 21:28 — Syafaat bagi orang yang bertauhid

[853] Ibnu Abbas menjelaskan لِمَنِ ارْتَضَى pada ayat, "Mereka tiada memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridhai Allah," sebagai orang yang ridha dengan kesaksian bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah. Syafaat berkaitan dengan tauhid.

QS 21:30 — Langit dan bumi dahulu menyatu

[854] Pada ayat, "Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu," Ibnu Abbas menjelaskan رَتْقًا sebagai sesuatu yang menyatu.

QS 21:33 — Falak dan peredaran

[855] Ibnu Abbas menjelaskan فَلَكٍ pada ayat, "Masing-masing beredar di dalam garis edarnya," sebagai tempat perputaran.

[856] Ibnu Abbas menjelaskan يَسْبَحُونَ sebagai berjalan atau beredar.

QS 21:35 — Kebaikan dan keburukan adalah ujian

[857] Pada ayat, "Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan," Ibnu Abbas menjelaskan bahwa ujian mencakup kesusahan dan kesenangan, sehat dan sakit, kaya dan miskin, halal dan haram, ketaatan dan kemaksiatan, serta petunjuk dan kesesatan.

QS 21:43–44 — Sesembahan selain Allah tidak menolong

[858] Ibnu Abbas menjelaskan يُصْحَبُونَ sebagai diselamatkan. Sesembahan selain Allah tidak mampu menolong dirinya sendiri dan tidak dapat menyelamatkan para penyembahnya.

[859] Pada ayat, "Kami kurangi penduduknya dan keberkahannya," pengurangan negeri berarti berkurangnya penduduk dan keberkahannya.

QS 21:58 — Ibrahim menghancurkan berhala

[860] Ibnu Abbas menjelaskan جُذَاذًا sebagai hancur berantakan. Ibrahim menghancurkan berhala-berhala kaumnya dan meninggalkan yang terbesar.

QS 21:87 — Doa Dzun Nun

[861] Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Dzun Nun pergi dalam keadaan marah, lalu mengira bahwa ia tidak akan dihukum atau diuji karena perbuatannya terhadap kaumnya. Ia kemudian berdoa dalam kegelapan: "Bahwa tiada ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim."

QS 21:90–92 — Kekhusyukan dan agama yang satu

[862] Ibnu Abbas menjelaskan خَاشِعِينَ sebagai orang-orang yang membenarkan apa yang Allah turunkan.

[863] Pada ayat, "Sesungguhnya agama kamu semua adalah agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku," Ibnu Abbas menjelaskan bahwa agama para nabi adalah satu, yaitu agama tauhid.

QS 21:96–98 — Ya'juj dan Ma'juj serta bahan bakar Jahanam

[864] Ya'juj dan Ma'juj datang dari setiap tempat yang tinggi.

[865] Ibnu Abbas menjelaskan حَصَبُ جَهَنَّمَ sebagai pohon Jahanam. Ayat ini memperingatkan orang yang menyembah selain Allah.

QS 21:101–106 — Orang saleh, penggulungan langit, dan pewarisan bumi

[866] Ibnu Abbas menjelaskan bahwa para kekasih Allah berjalan di atas Ash-Shirath dengan cepat, sedangkan orang-orang kafir melintas dalam keadaan berlutut.

[867] Pada ayat, "Pada hari Kami gulung langit sebagaimana menggulung lembaran-lembaran kertas," Ibnu Abbas menjelaskan bahwa langit dilipat seperti lembaran-lembaran kertas pada buku.

[868] Allah telah mengabarkan dalam Taurat, Zabur, dan ilmu-Nya yang terdahulu bahwa umat Muhammad akan mewarisi bumi. Allah memasukkan mereka ke dalam surga apabila mereka termasuk orang-orang saleh.

[869] Ibnu Abbas menjelaskan لِقَوْمٍ عَابِدِينَ sebagai kaum yang berilmu. Ibadah dan ilmu tidak dipisahkan.

Tema utama

Ayat terkait

Terkait

Tafsir Ibnu Abbas | Ibnu Abbas | Al Hajj | Maryam | Tafsir

Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul

Sumber: terjemahan Pustaka Al-Kautsar (2014).

QS 21:6 — Quraisy menolak tanda-tanda kenabian

Orang-orang kafir Quraisy meminta tanda yang lebih nyata dan tetap menolak beriman. Berkenaan dengan keadaan mereka, turun ayat: "Tidak ada suatu kota pun yang telah Kami binasakan sebelum mereka beriman, maka apakah mereka akan beriman?" (QS 21:6).

Takhrij: Ibnu Abi Hatim dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma. Penilaian hadis tidak disebutkan secara eksplisit.

QS 21:34 — Orang kafir menunggu kematian Nabi ﷺ

Orang-orang kafir Quraisy menunggu kematian Nabi ﷺ karena menganggap beliau manusia biasa. Kemudian turun ayat: "Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu. Maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal?" (QS 21:34).

QS 21:36 — Ejekan terhadap Nabi ﷺ

Orang-orang kafir mengejek Nabi ﷺ dan berkata, "Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu?" Berkenaan dengan ejekan tersebut turun QS 21:36.

QS 21:101 — Orang-orang yang dijauhkan dari neraka

Al-Hasan Al-Bashri membaca QS 21:101 ketika menyebut banyaknya shalat Abdullah bin Az-Zubair. Riwayat ini adalah atsar dari seorang tabi'in, bukan hadis marfu'. Riwayat lain mengaitkan ayat dengan Isa bin Maryam, Uzair, dan para malaikat yang disembah tanpa keridhaan mereka.

Tafsir (Jalalain)

Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.

Tafsir Ibnu Katsir

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, ringkasan Lubaab At-Tafsir karya Alu Asy-Syaikh, terjemahan Pustaka Imam Asy-Syafi'i.

QS 21:1–6 — Kelalaian menghadapi Hari Hisab

Allah memperingatkan bahwa Hari Kiamat semakin dekat. Manusia tetap lalai dan berpaling. Kaum Quraisy menuduh Al-Qur'an sebagai sihir, syair, mimpi yang rancu, atau ucapan yang dibuat-buat. Allah menjelaskan bahwa Al-Qur'an membawa kebenaran dan berita tentang umat terdahulu serta umat yang akan datang.

QS 21:7–20 — Para rasul adalah manusia dan malaikat terus beribadah

Para rasul terdahulu adalah laki-laki yang menerima wahyu, bukan malaikat. Allah menyelamatkan rasul dan pengikutnya serta membinasakan orang-orang yang melampaui batas. Langit dan bumi diciptakan dengan kebenaran, bukan permainan. Para malaikat tidak sombong dan tidak lelah dalam beribadah.

QS 21:21–29 — Dalil tauhid dan syafaat

Jika ada ilah selain Allah, langit dan bumi akan rusak. Semua rasul menyeru kepada tauhid. Para malaikat adalah hamba Allah yang dimuliakan, tidak mendahului-Nya dalam perkataan, dan tidak memberi syafaat kecuali bagi orang yang diridhai-Nya.

QS 21:30–35 — Tanda-tanda kekuasaan Allah dan ujian

Allah memisahkan langit dan bumi yang dahulu menyatu, menjadikan segala sesuatu yang hidup dari air, serta menetapkan orbit bagi matahari dan bulan. Setiap jiwa akan merasakan kematian. Kebaikan dan keburukan menjadi ujian.

QS 21:36–47 — Penolakan kaum kafir

Orang-orang kafir mengejek Nabi ﷺ dan meminta azab disegerakan. Mereka lupa bahwa para rasul terdahulu juga diejek, lalu orang-orang yang mengejek dibinasakan. Allah menimbang amal dengan timbangan yang adil dan tidak menzalimi siapa pun.

QS 21:51–75 — Ibrahim, Lut, dan Nuh

Ibrahim menghancurkan berhala kaumnya dan menyampaikan hujah tentang kelemahan sesembahan selain Allah. Allah menyelamatkan Ibrahim dari api. Lut diselamatkan dari kaum yang melakukan perbuatan keji, sedangkan Nuh dan keluarganya diselamatkan dari kesusahan besar.

QS 21:78–91 — Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yunus, Zakariya, dan Maryam

Allah memberi Dawud dan Sulaiman ilmu untuk memutuskan perkara. Sulaiman diberi pemahaman terhadap perkara yang diperselisihkan dan ditundukkan angin serta sebagian jin. Ayyub berdoa ketika ditimpa kesusahan dan Allah menghilangkan kesusahannya. Yunus berdoa dalam kegelapan. Zakariya dikaruniai Yahya, sedangkan Maryam dan putranya Isa menjadi tanda bagi seluruh alam.

QS 21:92–112 — Umat yang satu dan rahmat bagi alam

Agama para nabi adalah agama yang satu, yaitu tauhid. Orang yang beramal saleh akan dijauhkan dari neraka. Ya'juj dan Ma'juj akan dibuka menjelang Hari Kiamat. Allah menggulung langit dan menjanjikan bumi bagi hamba-hamba-Nya yang saleh. Nabi Muhammad ﷺ diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Pertanyaan terbuka

Data sumber

jenis
surah
Arab
الأنبياء
disiplin
tafsir, ulumul-quran
tag
quran, surah, tafsir, makkiyah, asbabun-nuzul