Surah Al-Ahqaf
Surah Al-Ahqaf
Tafsir Ibnu Abbas
Sumber: terjemahan Indonesia, Pustaka Azzam. Riwayat melalui Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma.
QS 46:9 — Nabi Muhammad ﷺ bukan rasul pertama
[1159] Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Nabi Muhammad ﷺ bukan rasul pertama. Para rasul telah diutus sebelum beliau.
QS 46:9 — Pengampunan Allah
[1160] Ibnu Abbas mengaitkan ayat tentang Nabi ﷺ yang tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadap beliau dengan pengampunan Allah atas dosa yang telah lalu dan yang akan datang.
QS 46:24 — Awan yang membawa azab
[1161] Ibnu Abbas menjelaskan bahwa awan yang dilihat kaum 'Ad bukan awan hujan, melainkan angin yang membawa azab pedih.
QS 46:26 — Kekuatan kaum 'Ad tidak menyelamatkan mereka
[1162] Allah memberi kaum 'Ad kedudukan, pendengaran, penglihatan, dan hati, tetapi semua itu tidak bermanfaat karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah.
Tema utama
- Nabi Muhammad ﷺ adalah bagian dari rangkaian para rasul.
- Kaum 'Ad memiliki kekuatan besar, tetapi kekuatan itu tidak menyelamatkan mereka dari azab.
- Allah memerintahkan berbuat baik kepada kedua orang tua.
- Jin mendengar Al-Qur'an, beriman, dan kembali memberi peringatan kepada kaumnya.
- Nabi ﷺ diperintah bersabar seperti para rasul yang memiliki keteguhan hati.
Terkait
Tafsir Ibnu Abbas | Ibnu Abbas | Tafsir | Ali bin Abu Thalhah | Al-Jathiyah
Tafsir (Jalalain)
Sumber ini diringkas dalam bahasa Indonesia untuk katalog publik. Rincian lengkap tetap tersedia dalam materi sumber yang menjadi rujukan halaman ini.
Tafsir Ibnu Katsir
Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, ringkasan Lubaab At-Tafsir karya Alu Asy-Syaikh, terjemahan Pustaka Imam Asy-Syafi'i.
QS 46:1–9 — Al-Qur'an dan batilnya syirik
Allah menurunkan Al-Qur'an dengan hikmah. Langit dan bumi diciptakan dengan tujuan yang benar. Orang yang menyembah selain Allah tidak memiliki bukti, karena sesembahan itu tidak menciptakan apa pun dan tidak dapat menjawab doa. Nabi Muhammad ﷺ mengikuti wahyu dan memberi peringatan.
QS 46:10–14 — Kesaksian atas kebenaran Al-Qur'an dan istiqamah
Al-Qur'an membenarkan kitab-kitab sebelumnya. Orang yang berkata, "Rabb kami adalah Allah," lalu istiqamah, tidak takut dan tidak bersedih. Mereka adalah penghuni surga.
QS 46:15–16 — Berbuat baik kepada kedua orang tua
Allah memerintahkan manusia berbuat baik kepada kedua orang tua dan mengingat kesulitan ibu ketika mengandung serta melahirkan. Masa kehamilan dan penyusuan berjumlah tiga puluh bulan. Usia empat puluh tahun menjadi kesempatan untuk memperbarui taubat, mensyukuri nikmat, dan memohon kebaikan bagi keturunan.
QS 46:21–28 — Nabi Hud dan kaum 'Ad
Nabi Hud memperingatkan kaum 'Ad di Al-Ahqaf. Mereka meminta azab disegerakan. Ketika awan datang, mereka mengira akan turun hujan, padahal itu angin yang menghancurkan mereka. Kekuatan, pendengaran, penglihatan, dan hati yang mereka miliki tidak bermanfaat karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah.
QS 46:29–32 — Jin mendengar Al-Qur'an
Sekelompok jin mendengar bacaan Al-Qur'an, diam untuk menyimaknya, lalu kembali kepada kaumnya sebagai pemberi peringatan. Mereka menyatakan Al-Qur'an membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan mengajak kaumnya beriman kepada Allah. Jin yang beriman mendapat balasan kebaikan, sedangkan yang menolak tidak dapat melepaskan diri dari azab.
QS 46:33–35 — Kuasa Allah dan kesabaran para rasul
Allah yang menciptakan langit dan bumi tidak merasa lelah menciptakannya. Dia berkuasa menghidupkan orang-orang mati. Nabi Muhammad ﷺ diperintah bersabar seperti Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan para rasul yang memiliki keteguhan hati.
Asbabun Nuzul dari Lubab An-Nuqul
Sumber: terjemahan Pustaka Al-Kautsar (2014).
QS 46:10 — Kesaksian dari Bani Israil
Orang-orang Quraisy menolak kenabian setelah Nabi ﷺ menjelaskan bahwa Allah telah mengutus rasul-rasul sebelum beliau. Turun ayat tentang seorang saksi dari Bani Israil yang mengakui keserupaan Al-Qur'an dengan wahyu sebelumnya lalu beriman.
QS 46:17 — Anak yang mengingkari kebangkitan
Riwayat yang dikaitkan dengan ayat ini menceritakan seorang anak yang menolak keyakinan ayahnya tentang kebangkitan. Riwayat tersebut perlu dibaca bersama sanad dan penilaian ahli hadis.
QS 46:29 — Jin mendengarkan Al-Qur'an
Sekelompok jin mendengarkan Al-Qur'an dan diam untuk menyimaknya. Ayat ini membantah tuduhan bahwa Nabi ﷺ adalah penyihir atau penyair.
Tafsir Ibnu Taimiyah
Sumber: pembahasan tafsir dalam Majmu& Ibnu Taimiyah, jilid 13.
Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa QS 46:12 menunjukkan hubungan antara Taurat, Injil, dan Al-Qur'an dalam kesinambungan wahyu. Isa عليه السلام membenarkan Taurat dan diberi Injil yang menghalalkan sebagian perkara yang sebelumnya diharamkan. Kaum muslimin tidak diperintah menjaga Taurat dan Injil sebagaimana menjaga Al-Qur'an, meskipun sebagian hukum yang benar di dalamnya sesuai dengan Al-Qur'an.
Ibnu Taimiyah juga menggunakan QS 46:30 sebagai bukti bahwa jin mengakui Al-Qur'an membenarkan kitab-kitab sebelumnya. QS 46:35 menjadi perintah agar Nabi ﷺ bersabar seperti para rasul yang memiliki keteguhan hati.
Pertanyaan terbuka
- Tafsir Ibnu Abbas pada halaman ini mencakup [1159]–[1162].
- Perincian sanad riwayat tentang usia empat puluh tahun dan kisah jin perlu dibaca langsung pada sumber kitab.
- Ayat tentang kehamilan, penyusuan, dan masa minimal kehamilan perlu dibaca bersama pembahasan fikih yang lebih lengkap.
Data sumber
- jenis
- surah
- Arab
- الأحقاف
- disiplin
- tafsir, ulumul-quran
- tag
- quran, surah