Tanya Salaf
Konsep · ID

Kedudukan Tafsir Sahabat

Kedudukan Tafsir Sahabat

Pengertian

Tafsir sahabat adalah riwayat penafsiran Al-Qur'an yang disampaikan para sahabat Nabi ﷺ. Masalah yang dibahas adalah apakah riwayat tersebut berstatus hadis marfu' yang dinisbatkan kepada Nabi ﷺ, musnad, atau mauquf yang hanya dinisbatkan kepada sahabat.

Pendapat ulama

Al-Hakim

Menurut Al-Hakim, tafsir sahabat yang menyaksikan turunnya wahyu berstatus musnad menurut standar Al-Bukhari dan Muslim.

Az-Zarkasyi

Az-Zarkasyi menyatakan bahwa tafsir sahabat memiliki kedudukan seperti hadis marfu' kepada Nabi ﷺ.

Ibnu Ash-Shalah

Ibnu Ash-Shalah memberi batasan. Tafsir sahabat yang berkaitan dengan sebab turunnya ayat atau perkara yang tidak dapat dicapai melalui ijtihad berstatus marfu'. Jika tidak berkaitan dengan dua hal itu, statusnya mauquf.

Penjelasan Al-Hakim melalui As-Suyuthi

Tafsir sahabat berstatus marfu' jika berkaitan dengan sebab turunnya ayat atau perkara yang tidak dapat ditetapkan melalui ijtihad. Jika tidak, ia berstatus mauquf selama tidak dinisbatkan kepada Nabi ﷺ.

Dua pendapat yang menenangkan hati

Ibnu Taimiyah dalam Muqaddimah fi Ushul At-Tafsir menjelaskan bahwa ketika tafsir tidak ditemukan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, rujukan berikutnya adalah pendapat sahabat karena mereka menyaksikan tanda dan keadaan khusus yang berkaitan dengan ayat serta memiliki pemahaman dan ilmu yang kuat.

Az-Zarkasyi menjelaskan bahwa tafsir berasal dari Nabi ﷺ, sahabat, dan tabi'in terkemuka. Jika tafsir itu didasarkan pada bahasa, para sahabat adalah ahlinya sehingga dapat dijadikan sandaran.

Jika pendapat sahabat berbeda, pendapat tersebut diupayakan untuk diselaraskan. Jika tidak mungkin, tafsir Ibnu Abbas didahulukan karena doa Nabi ﷺ agar Ibnu Abbas diberi pemahaman takwil.

Penerapan

Dasar dalil

Terkait

Pertanyaan Terbuka

Data sumber

jenis
konsep
Arab
حكم تفسير الصحابة
disiplin
tafsir, ulumul-quran
kategori
kaidah ulumul Quran
tag
konsep, tafsir, ulumul-quran, sahabah